Reswara Tambah Kontrak Penjualan Jadi 18 Juta Ton

NERACA

Jakarta - PT Tunas Inti Abadi (TIA), anak usaha PT Reswara Minergi Hartama (Reswara) yang merupakan subsidiari dari PT ABM Investama Tbk (ABMM) mengamankan 3 juta metrik ton tambahan kontrak penjualan batubara untuk lima tahun ke depan.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (22/11). Presiden Direktur PT Tunas Inti Abadi, Feriwan Sinatra mengatakan, penambahan kontrak dengan AVRA Commodities Pte Ltd (Avra Commodities). Maka penjualan menjadi 18 juta metrik ton batubara yang terdiri dari batubara TIA (TIA Compliant Coal) dan batubara lain yang dijual melalui TIA (TIA Traded Coal), “Batubara TIA banyak diminati oleh pasar-pasar di Asia seperti pembeli dari Cina, Thailand dan Taiwan,”ujarnya.

Tidak hanya itu, pelanggannya meluas hingga Filipina. Selain spesifikasi yang sesuai, batubara TIA memiliki standar kualitas yang terus terjaga. Hal ini juga didukung dengan konsistensi pengiriman yang baik dari perusahaan.

Kata Presiden Direktur Reswara Harry Asmar, penambahaan kontrak penjualan dengan Avra Commodities seiring dengan kontrak yang didapat oleh Avra Commodities untuk memenuhi suplai 1,5 juta ton per tahun ke Huadian Power International Corporation, sebuah perusahaan pembangkit listrik ketiga terbesar di Cina dan nomor tujuh terbesar di dunia, “Penjualan batubara TIA melalui kontrak penjualan batubara Avra Commodities dengan Huadian Power International mengkonfirmasikan bahwa ,minat terhadap batubara kami masih sangat baik. Kami optimis bahwa dalam waktu dekat, industri batubara akan pulih kembali yang akan diiringi dengan permintaan yang meningkat,”katanya.

Dia juga menambahkan, dengan terus menjaga kualitas dari batubara dan menjalankan komitmen perusahaan untuk selalu mengedepankan praktik-prakit tata kelola perusahaan yang baik, kedepan Reswara akan siap menghadapi kompetisi dari produsen batubara lainnya serta menciptakan bisnis yang berkelanjutan untuk jangka panjang.

Sementara itu, Presiden Direktur ABM Investama Andi Djajanegara mengatakan, meskipun sektor batu bara saat ini sedang mengalami masa penuh tantangan. Namun perjanjian dengan Avra ini, mengkonfirmasi adanya permintaan yang tinggi untuk batubara TIA, “Kesepakatan jangka panjang ini menguntungkan bagi kami, pertama karena hal ini memperkuat keberhasilan penjualan ke pasar batubara termal terbesar di dunia dan menciptakan jejak di pasar yang lebih besar dan efektif untuk grup perusahaan kami,”ungkapnya.

Selain itu, kesepakatan bisnis ini juga menjamin kelanjutan bisnis jangka panjang. Perjanjian ini juga menunjukkan bahwa konsistensi kualitas batubara Tunas Inti Abadi serta keunggulan proses dalam merealisasikan kontrak mendapat penghargaan dalam bentuk loyalitas bisnis dari partner bisnis yang merupakan perusahaan first-class dari Cina.

Sebelumnya, TIA telah menandatangani kontrak dengan Avra Commodities untuk penjualan 15 juta ton batubara dengan kadar 4100 kilokalori GAR atau 5500 kilokalori ADB untuk 5 tahun ke depan hingga 2017. Melalui kontrak ini, Avra Commodities memperkuat kerjasama strategisnya untuk menjual dan memasarkan batubara termal dari TIA. (bani)

BERITA TERKAIT

WTON dan WEGE Raih Kontrak Rp 20,22 Triliun

NERACA Jakarta – Di paruh pertama 2018, dua anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan total kontrak yang akan…

Kadin akan Tambah Fasilitas untuk OSS

      NERACA   Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan menambah fasilitas meja bantuan (help desk)…

Lagi, ICDX Bakal Luncurkan Kontrak Baru - Geliat Transaksi Bursa Komoditi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan transaksi di bursa komoditi, Indonesia Commodity & Derivative Exchange atau ICDX dalam waktu dekat bakal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jaga Stabilitas Harga, ROTI Buyback Saham

NERACA Jakarta – Menjaga stabilitas harga saham di pasar, PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) berencana melalukan pembelian kembali (buyback)…

Bangun Rumah Sakit Baru - Medikaloka Hermina Kuras Kocek Rp 312,5 Miliar

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis dengan penetrasi pasar lebih luas lagi, PT Medikaloka Hermina Tbk berambisi terus menambah rumah…

PBRX Sisakan Rights Issue Rp 348,8 Miliar

NERACA Jakarta - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) masih mengantongi dana senilai Rp384,8 miliar dari hasil penawaran umum terbatas (PUT)…