Bursa Berjangka Jakarta Rombak Jajaran Direksi

Hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Jakarta Futures Exchange (JFX) atau Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) mengagendakan pergantian jajaran direksi dan disepakati untuk memberhentikan dengan hormat direktur utama BBJ Made Soekarwo dan Direktur JFX Roy HM Sambel.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Disebutkan, pergantian jajaran direksi ini dalam rangka mengantisipasi perkembangan bursa berjangka ke depan yang lebih baik sejalan dengan kemajuan bursa komoditi regional.

Selain itu, dengan berhentinya dua direksi tersebut, maka direksi JFX saat ini dijabat oleh M Bihar Sakti Wibowo. Oleh karena itu, JFX telah melaporkan perubahan susunan direksi kepada Bappebti.

Kata Bihar, saat ini operasional Bursa Berjangka Jakarta tetap berjalan normal seperti biasa, “Sekarang ini sedang dilakukan proses pemilihan anggota direksi baru oleh Tim Seleksi Anggota Direksi," ujarnya.

Adapun hasil seleksi calon anggota direksi ini nantinya akan segara diajukan kepada Bappebti untuk dilakukan uji kemampuan dan kepatutan sebelum diangkat di dalam Rapat Umum Pemegang Saham JFX

Dia menambakan, pengisian jabatan direksi yang lowong tersebut akan dilakukan sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan dalam Anggaran Dasar JFX dan SK Bappebti Nomor 92 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Kepala Bappebti Nomor 80/Bappebti/Per/01/2010 tentang Persyaratan Calon dan Tata Cara Pencalonan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bursa Berjangka. (bani)

BERITA TERKAIT

APP Sinar Mas Dukung Pemprov DKI - Bebaskan Jakarta dari Praktik BAB Sembarangan

Meskipun di Ibu Kota Jakarta yang terkesan maju, kesadaran lingkungan tinggi, namun tingkat prilaku buang air besar (BAB) sembarang masih…

Dukung Pertumbuhan IPO - Lagi, EY Gelar IPO Masterclass Bagi Direksi

NERACA Jakarta – Dukung pertumbuhan industri pasar modal di dalam negeri, Ernst & Young Indonesia (EY) berkomitmen kuat untuk turut…

Jakarta Perlu Lakukan Pengawasan dan Penegakan Hukum Pencemaran Udara

Jakarta Perlu Lakukan Pengawasan dan Penegakan Hukum Pencemaran Udara NERACA Jakarta - Jakarta perlu melakukan pengawasan dan penegakan hukum terkait…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…