Obligasi Astra Sedaya Finance Raih Peringkat AA

Keyakinan PT Astra Sedaya Finance (ASF) mampu memenuhi kewajiban obligasi jatuh tempo, menjadi alasan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat AA kepada obligasi ASF yang jatuh tempo sejumlah Rp1,095 triliun. Adapun pembayaran obligasi tersebut dilakukan secara bertahap.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Disebutkan, PT Astra Sedaya Finance dinilai mampu memenuhi kewajiban obligasi jatuh tempo karena didukung saldo kas senilai Rp497 miliar per 30 september 2012, dan rata-rata penerimaan piutang pembiayaan sekira Rp1,5 triliun per bulannya.

Rincian obligasi tersebut adalah obligasi XII/2011 seri B sejumlah Rp239 miliar yang akan jatuh tempo pada 25 Februari 2013, Obligasi berkelanjutan I tahun 2012 tahap I sejumlah Rp750 miliar akan jatuh tempo pada 3 Maret 2013.

Selain itu Obligasi XI/2010 seri D sejumlah Rp106 miliar yang akan jatuh tempo pada 18 maret 2013. Sebagai informasi, ASF adalah perusahaan pembiayaan untuk penjualan mobil dan pembiayaaan alat berat yang didistribusikan oleh grop. ASF melayani nasabah melalu 60 kantor cabang dan lebih dari 3.500 dealer di berbagai kota besar di Indonesia.

Hingga per 30 September ASF dimiliki sepenuhnya oleh ASII sebanyak 37,50 persen melalui anak perusahaan PT Garda Era Sedaya sebanyak 37,50 persen dan PT Sedaya Multi Investama 25 persen. (bani)

BERITA TERKAIT

BFI Finance Siapkan Dana Rp 335 Miliar - Utang Sebelum Jatuh Tempo

NERACA Jakarta – Perusahaan pembiyaan, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mengungkapkan kesiapan perseroan memenuhi kewajiban pembayaran utang yang akan…

Fitch Rating Nilai Kas Operasional Negatif - Penurunan Peringkat LPKR

NERACA Jakarta – Sempat dituding karena keputusan menurunkan peringkat PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tidak berdasar, membuat lembaga pemeringkat internasional…

Layanan Digital Bank Muamalat Raih Penghargaan

      NERACA   Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) meraih ATM Bersama Award 2018 untuk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy)…

BEI Suspensi Saham Trancoal Pacific

Mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dihentikan sementara atau disuspensi oleh PT…

Hotel Mandarine Bakal Gelar Rights Issue

Perkuat modal dalam rangka mendanai ekspansi bisnisnya, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) berniat menerbitkan saham dengan hak memesan efek…