Gelar Workshop Analisis Ekonomi Merger - Komisi Pengawas Persaingan Usaha

Jakarta - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) selenggarakan workshop persaingan usaha di bidang merger dan akuisisi pada tanggal 19-21 November 2012 yang bertempat di Ball Room Hotel Ramada, Kuta Bali. Dengan adanya kegiatan workshop ini akan menambah wawasan, informasi dan pengetahuan tentang merger dan akuisisi dalam perspektif ekonomi bagi investigator KPPU.

"Materi yang akan dipaparkan pun tidak hanya bersifat teoritis melainkan juga prkatek dan pengalaman kegiatan merger dan akuisisi baik cara menganalisis maupun usaha pencegahannya di berbagai negara di dunia, khususnya di negara-negara maju," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Hukum KPPU, Ahmad Junaidi dalam keterangan persnya yang diterima Neraca, Selasa (20/11).

Junaidi menjelaskan bahwa kegiatan ini mengambil tema ;"Workshop on The economics of Merger Analysis. Its Application and Practices" akan diikuti oleh investigator KPPU dan akan dihadiri oleh Ketua KPPU. Tadjuddin Noer Said yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini.

Workshop ini diselenggarakan atas kerjasama antara KPPU dan Japan International Agency (JICA) ini didukung oleh Australian Competition and Consumer Commision (ACCC), Japan Fair Trade Commision (JFTC) dan United State of Federal Trade Commision (US-FTC)."Dalam workshop ini terdapat pembicara antara lain M. Nawir Messi dari (KPPU-Indonesia), Akira Fujino (JFTC-Jepang), Justin Thompson (ACCC-Australia), Carol Osborn (NERA-Singapura), Shawn Ulrick (US-FTC, Amerika Serikat)," jelasnya.

Lebih lanjut lagi, Junaidi menuturkan berbeda dengan tugas dan wewenang KPPU dalam melakukan kegiatan pengawasan persaingan usaha tidak sehat, kegiatan merger dan akuisisi memiliki karakteristik sendiri dalam hukum persaingan.

"Meskipun Undang-undang Nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat sudah disahkan sejak tahun 1999 namun kegiatan pengawasan merger dan akuisisi baru dilakukan KPPu sejak tahun 2010 seiring dengan dikeluarkannya PP Nomor 57 tahun 2010 tentang merger dan akuisisi pada tanggal 20 Juli 2010," ungkapnya.

Menurut dia, kegiatan merger dan akuisisi telah mewarnai aktivitas usaha di Indonesia. Gelombang merger dan akuisisi yang terjadi sejak tahun 2005 secara umum terjadi di sektor perbankan, ritel, energi, telekomunikasi dan properti. Dalam rentang waktu 2 tahun, Biro Humas dan Hukum KPPU, Per Oktober 2012 telah menerima 7 konsultasi dan 78 pemberitahuan serta mengeluarkan 64 Pendapat Komisi tentang Merger dan Akuisisi.

Dampak dari besarnya animo dunia usaha terhadap upaya Merger dan Akuisisi menuntut peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang Merger dan Akuisisi. Peningkatan SDM KPPU dalam Merger dan Akuisisi didasarkan pada besarnya potensi kegiatan tersebut pada seluruh industri dan kegiatan usaha di tanah air. "Disamping tentunya kemampuan menilai terhadap dampak Merger dan Akuisisi dalam persaingan," tambahnya.

Junaidi mengungkapkan bahwa peningkatan SDM KPPU dalam bidang Merger dan Akuisisi dilakukan melalui berbagai pelatihan baik yang bersifat nasional maupun internasional.

KPPU juga berperan aktif dalam keikutsertaannya dalam event-event pelatihan-workshop Merger dan Akuisisi bertaraf Internasional disamping secara intensif menjadi tuan rumah (host) kegiatan serupa di tanah air.

BERITA TERKAIT

CSAP Bidik Dana Segar Rp 324,24 Miliar - Gelar Private Placement

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnis, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) berencana melakukan penambahan modal tanpa…

CIMB Niaga Gelar Customer Gathering

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menyelenggarakan customer gathering bersama nasabah dan…

Komisi IX: BPOM Harus Optimalkan Fungsi Ketahanan Masyarakat

Komisi IX: BPOM Harus Optimalkan Fungsi Ketahanan Masyarakat NERACA Jakarta - Mengawasi ribuan produk obat, kosmetik dan makanan yang beredar…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Kejaksaan Agung Amankan 130 Buronan

Kejaksaan Agung Amankan 130 Buronan NERACA Jakarta - Kejaksaan Agung melalui Program Tangkap Buronan (Tabur) 31.1 dari Januari sampai dengan…

MA Ajak Media Wujudkan Badan Peradilan Agung

MA Ajak Media Wujudkan Badan Peradilan Agung  NERACA Bogor - Mahkamah Agung (MA) terus berupaya mewujudkan badan peradilan Indonesia yang…

BPOM : Susu Kental Manis Aman Dikonsumsi

BPOM : Susu Kental Manis Aman Dikonsumsi NERACA Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan Susu Kental Manis…