Market Perbankan Indonesia Tergerus Asing

Biaya operasional perbankan Indonesia begitu tinggi. Ekonom Universitas Indonesia Aris Yunanto mengatakan bahwa komponen gaji karyawan bisa sampai 40%. Daya saing perbankan Indonesia menjadi lemah. Hal ini akan membuat market perbankan Indonesia akan tergerus oleh perbankan asing.

“Market kita tumbuh, tapi pertumbuhan ini dinikmati perbankan asing,” ujar Aris.

“Coba lihat bagaimana HSBC melakukan ekspansi dalam lima tahun terakhir. Juga CIMB yang setelah masuk, mengambil Niaga dan Lippo, omzetnya melonjak tinggi,” kata dia.

Ada beberapa hal, menurut Aris, yang bisa dilakukan untuk mengantisipasinya. Salah satunya adalah melakukan efisiensi dan integrasi, misalnya dengan memperbanyak ATM bersama. Cara lain adalah dengan memanfaatkan sistem. “Misal, kita kalau mau setor tidak perlu ke teller. Itu sudah mulai tapi kan belum banyak. Yang menggunakan sedikit, mesin yang ada juga belum banyak” jelas Aris.

Kita juga harus bisa memproteksi perbankan kita, kata Aris. Bank kita kalau mau bikin cabang di luar negeri sulitnya minta ampun. Tapi bank asing kalau masuk ke Indonesia sepertinya mduah sekali.

BERITA TERKAIT

Sektor Pangan - Harga Beras di Indonesia Termasuk Murah di Pasar Internasional

NERACA Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan harga beras di tingkat eceran masih terjangkau oleh masyarakat dan…

Dunia Usaha - Making Indonesia 4.0 Disebut Pemicu Ekspor Industri Manufaktur

NERACA Jakarta – Industri manufaktur konsisten memberikan kontribusi paling besar terhadap nilai ekspor nasional. Oleh karena itu, pemerintah semakin menggenjot…

BPR Kuningan Terbaik dari 95 BPR/BPRS se-Indonesia - Dibawah Pimpinan Litawati

BPR Kuningan Terbaik dari 95 BPR/BPRS se-Indonesia Dibawah Pimpinan Litawati NERACA Kuningan – Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR)…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK Jalin Kerjasama dengan Kemendagri dan PPATK - Cegah dan Berantas Pencucian Uang

  NERACA   Jakarta - Guna mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang di Industri Jasa Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan…

Gubernur BI Rombak 18 Pejabat

    NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Senin, melantik 18 pejabat baru BI, di antaranya…

BPR Diminta Konsolidasi Untuk Perkuat Modal

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank perkreditan rakyat (BPR) yang tidak bisa memenuhi syarat…