Imbas Aturan DP Baru, Asuransi Syariah Harus Hati-hati

NERACA

Jakarta - PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) menilai industri asuransi syariah harus lebih berhati-hati dengan pelimpahan asuransi kendaraan bermotor dan perumahan, seiring dengan adanya aturan uang muka (down payment/DP) dan rasio pinjaman terhadap nilai aset (loan to value/LTV) dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI).

Direktur Utama Adira Insurance, Indra Baruna mengingatkan, secara risiko, peralihan tersebut lebih besar karena debitur (nasabah) ini tidak memenuhi aturan DP di asuransi konvensional. Dia juga menambahkan, tujuan dari keluarnya aturan tersebut untuk menekan risiko dari pembiayaan perumahan dan kendaraan bermotor, terutama kendaraan bermotor yang dahulu bisa diperoleh hanya dengan membayar uang muka yang kecil.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, Julian Noor, menegaskan bahwa pemberlakuan DP bagi kendaraan bermotor itu cukup memberi imbas pada industri pembiayaan konvensional, maka kondisi itu akan membuat peralihan ke syariah cukup kuat.

“Kalau di syariah itu tidak ada batasan DP, kondisi itu dapat membuat industri pembiayaan syariah berkembang dan otomatis akan meningkatkan pertumbuhan asuransi,” ujar Julian di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, 15 Maret 2012 lalu Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan telah menerbitkan aturan terkait dengan uang muka minimal untuk pembiayaan perumahan dan kendaraan bermotor, yang dinilai turut berimbas ke bisnis asuransi. Kendati demikian untuk pembiayaan yang berdasarkan prinsip syariah belum dikenakan aturan, sehingga bisa digunakan debitur untuk memeroleh pembiayaan dengan uang muka di bawah yang dikenakan oleh aturan BI dan Kemenkeu. [ardi]

BERITA TERKAIT

Kemudahan Bisnis Harus Dorong Perkembangan Wirausaha

NERACA Jakarta – Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) mengingatkan bahwa kebijakan pemerintah harus fokus meningkatkan kemudahan berusaha sebagai upaya…

Pengusaha Harus Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

NERACA Jakarta – BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Barat mengajak pengusaha di daerah itu untuk menyiapkan diri dan…

Pabrik Baru Beroperasi - Tahun Depan, PBID Bidik Penjualan Tumbuh 15%

NERACA Jakarta – Seiring beroperasinya pabrik baru, PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) terus menggenjot kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Asosiasi Dukung Penindakan Fintech Ilegal

      NERACA   Jakarta - Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH) mendukung penindakan hukum terhadap aksi perusahaan teknologi finansial (tekfin)…

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 11,5%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen pada 2019 lebih rendah…

Adira Insurance Berikan Penghargaan 23 Kota - Sistem Tata Kelola Keselamatan Jalan

      NERACA   Jakarta - Asuransi Adira menyelenggarakan Indonesia Road Safety Award (IRSA) sebagai upaya untuk menyadarkan pentingnya…