Domestik Kuat, Perbankan Optimis Tumbuh di 2013

NERACA

Jakarta - Industri perbankan diperkirakan tetap tumbuh pada 2013 dengan mengandalkan perekonomian domestik yang secara fundamental masih kuat. Direktur Utama PT Bank DKI, Eko Budiwiyono mengatakan, tahun depan merupakan tahun penuh tantangan bagi perbankan. Meski begitu, pasti selalu ada ruang untuk berkembang, khususnya di industri perbankan yang selama lima tahun terakhir mencatatkan pertumbuhan positif.

“Fundamental industri perbankan tampak kuat yang terlihat pada semua indikator utama kinerja yang menunjukkan pertumbuhan atau perbaikan,” ujar Eko di Jakarta, Selasa (20/11). Per Agustus 2012, aset perbankan tumbuh sebesar 20,6%, kredit meningkat 23,6 %, serta dana pihak ketiga (DPK) mencapai 21,3%.

Pencerminan positif dari rasio keuangan ini menunjukkan bahwa perbankan nasional berhasil menjaga kualitas aset dan meningkatkan efisiensi yang sangat signifikan. Hanya saja, Eko mengakui hanya rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) memberikan sinyal penurunan sebesar 0,56%, namun masih relatif aman.

"Kami juga berharap dapat menurunkan level BOPO (rasio efisiensi bank) hingga di bawah 70%," tambahnya. Selain itu, Eko Budiwiyono yang juga Ketua Asosiasi Bank-bank Pembangunan Daerah (Asbanda) ini tetap optimis bahwa kucuran kredit BPD (Bank Pembangunan Daerah) bisa mencapai 30% di tahun depan.

Terutama, yang akan disalurkan ke sektor produktif. “Kita cukup optimis BPD bisa berkembang lebih baik lagi. Mungkin aset bisa tumbuh 20%, kredit cukup tinggi 25%-30%, dan DP kurang lebih samalah,” tutur dia. Khusus penyaluran kredit, Asbanda akan lebih mendorong BPD untuk meningkatkan kucuran ke sektor produktif, sesuai dengan cita-cita BPD Regional Champion, yang dikumandangkan pada 21 Desember 2010 lalu.

“Kita mulai banyak ke sektor produktif, mengacu pada BPD Regional Champion. Ini kan ada 40% harus di sektor produktif, sehingga pertumbuhan akan lebih banyak di sektor ini,” ungkapnya. Sementara untuk menambah himpunan DPK, lanjut dia, BDP saat ini sudah memiliki dan mengembangkan BPD Net Online, yang memiliki fitur-fitur cukup memudahkan nasabah. [ardi]

BERITA TERKAIT

Sikapi Rekomendasi Credit Suisse - Dirut BEI Masih Optimis Pasar Tumbuh Positif

NERACA Jakarta – Di saat banyaknya pelaku pasar menuai kekhawatiran dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China terus…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

Perekonomian Indonesia Tumbuh di Tengah Krisis Ekonomi Global

  Oleh: Rizal Arifin, Pemerhati Ekonomi Pembangunan   Kritik oposisi terhadap Pemerintah terkait target pertumbuhan ekonomi dibawah 6 persen mejadi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…