Garuda Indonesia Kantongi Dana Pinjaman US$ 120 Juta - Tambah 100 Unit Pesawat

NERACA

Jakarta- PT Garuda Indonesia (GIAA) memperoleh fasilitas kredit sindikasi sebesar US$ 120 juta yang dapat mendorong pertumbuhan kinerja perseroan. Pasalnya, fasilitas kredit tersebut rencanya akan digunakan perseroan untuk pengadaan pesawat. “Kredit sindikasi ini digunakan untuk pengadaan pesawat tahun ini dan tahun depan,”kata EVP Finance PT Garuda Indonesia Tbk Handrito Hardjono di Jakarta (20/11)

Pemberian fasilitas kredit tersebut seiring dengan rencana perseroan yang akan menambah sekitar 24 armada pada 2013. Sementara hingga tahun 2015, perseroan diperkirakan akan mendatangkan sebanyak 100 unit pesawat.

Untuk pemberian fasilitas kredit ini, Citi bertindak sebagai bank koordinasi bersama ketujuh lembaga keuangan tersebut, yaitu PT Bank Panin Tbk, PT Bank ICBC Indonesia, First Gulf Bank PJSC Singapore Branch, Korea Development Bank, Standard Chartered Bank dan Bank of China Limited.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Emirsyah Satar sebelumnya mengatakan, pertumbuhan ekonomi nasional menciptakan peluang bisnis kargo mengalami perkembangan yang cukup signifikan pada semester kedua tahun ini. Menurut dia, hal tersebut mendorong pertumbuhan kinerja perseroan yang dicatatkan melalui peningkatan kapasitas dari kargo. “Pada kuartal ketiga tahun ini telah terjadi peningkatan volume angkutan sebesar 18,7% atau menjadi 201.070 ton kargo dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya mencapai 169.334 ton.” jelasnya.

Terbitkan obligasi

Melihat pertumbuhan yang cukup positif tersebut, pada semester pertama 2013, menurut Emirsyah pihaknya berencana untuk menerbitkan obligasi. Hal tersebut dimaksudkan untuk mendukung pengembangan usaha yang akan dilakukan perseroan.

Penerbitan obligasi tersebut, lanjut dia akan dilaksanakan setelah melihat kinerja keuangan pada akhir tahun 2012. “Kita lepas obligasi di semester pertama tahun 2013, tapi perlu lihat dulu kinerja keuangan kuartal keempat tahun ini,” ujarnya.

Emirsyah mengatakan, dana obligasi tersebut merupakan alternatif pendanaan untuk melakukan pengembangan usaha maskapai penerbangan Garuda Indonesia, di samping beberapa opsi pendanaan lainnya, termasuk right issue perseroan. Menurutnya, untuk menopang kinerja perseroan pun, pada pekan lalu Garuda telah membuka cargo service center yang berfungsi sebagai sarana promosi, pusat layanan kargo, dan outlet penjualan.

Selain peningkatan kargo, perseroan mencatat pada kuartal ketiga 2012 berhasil membukukan kenaikan laba operasi secara signifikan, yaitu 140,4% menjadi US$92,75 juta seiring dengan peningkatan jumlah penumpang sebesar 20,2% atau sebanyak 14,89 juta penumpang, dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 12,38 juta penumpang.

Sementara untuk pendapatan usaha konsolidasi (consolidated operating revenue) terjadi peningkatan sebesar 14,4% menjadi sebesar US$2,39 miliar dari US$2,08 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Selain itu laba operasi (income from operations) juga mengalami peningkatan sbesar 140,4% atau sebesar US$92,75 juta dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai US$38,60 juta. (lia)

BERITA TERKAIT

Nissan LEAF Sudah Terjual 300.000 Unit di Seluruh Dunia

Nissan mengumumkan telah menjual sedikitnya 300.000 unit mobil listrik andalan mereka, LEAF, di seluruh dunia, sejak model tersebut pertama kali…

Lihat Jeroan dan Kecanggihan Advan iTAB - Tablet Harga 1,5 Juta

Advan yang saat ini menguasai pasar tablet di Indonesia, merilis tablet terbarunya bernama iTAB. Perangkat ini diklaim memiliki keunggulan layar…

Bandung Berharap Dikunjungi 7 Juta Turis Tahun Ini

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menargetkan jumlah kunjungan turis pada tahun ini bisa menembus angka 7 juta orang,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dongkrak Kapitalisasi Pasar - BEI Kejar 22 Perusahaan Kakap Untuk IPO

NERACA Bandung – Masih kecilnya nilai kapitalisasi pasar IPO di tahun 2017 kemarin, memacu PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk…

Gandeng Perusahaan Cina - ELTY Garap Proyek di Jakarta dan Surabaya

NERACA Jakarta - Memanfaatkan geliat pembangunan infrastruktur yang tengah dilakukan pemerintah, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) juga ikut ambil bagian…

Ramaikan Pasar Reksadana di 2018 - Minna Padi AM Rilis Pringgondani Saham

NERACA Jakarta -  Selain ramai soal aksi korporasi berupa penerbitan saham baru atau rights issue yang bakal dilakukan PT Minna…