Saham ADES dan Waran BIPI Dalam Pengawasan BEI

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi pergerakan harga saham PT Akasha Wira International Tbk (ADES) dan waran seri I PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) karena mengalami pergerakan harga saham di luar kewajaran.

Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Kata P.H. Kadiv Pengawasan Transaksi BEI Egy Essigy dan Kadiv. Perdagangan Saham BEI Andre Toelle, dua efek tersebut masuk UMA karena terjadi peningkatan harga dan aktivitas transaksi saham ADES dan waran seri I BIPI di luar kebiasanaan dibandingkan periode sebelumnya.

Manajemen BEI telah meminta konfirmasi kepada perusahaan tercatat pada 13 November 2012. Adapun sehubungan dengan terjadinya UMA atas kedua efek tersebut, bursa sedang mencermati perkembangan harga dan aktivitas transaksi saham ini.

Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di pasar modal. (bani)

BERITA TERKAIT

Pengawasan Perbankan ala Mahathir

  Oleh: Achmad Deni Daruri, President Director Center for Banking Crisis   Tak berapa lama Mahathir Mohammad terpilih kembali sebagai…

BEI Dorong Pelaku Stratup di Solo Go Public

NERACA Solo- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta mendorong pelaku "startup" atau usaha rintisan memanfaatkan fasilitas "IDX Incubator" atau inkubator…

Urban Jakarta Bidik Penjualan Rp 240 Miliar - Harga IPO Rp 1000-1250 Per Saham

NERACA Jakarta – Tren pengembangan proyek properti berbasis transit oriented development (TOD) cukup menjanjikan kedepannya, apalagi pembangunan LRT yang digarap…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perdagangan Saham DIGI Disuspensi

Lantaran terjadi peningkatan harga saham yang signifikan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi perdagangan saham PT…

BEI Dorong Perusahaan di DIY Go Public

Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong perusahaan di daerah itu baik milik swasta maupun badan usaha…

MAYA Bagi Dividen Interim Rp 223,19 Miliar

PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA) akan membagikan dividen tengah tahun sebesar Rp35 per lembar saham. Hal itu sesuai dengan…