Manfaat Aktifitas Pertambangan Belum Dirasakan Masyarakat - Sekedar Replantasi

Masyarakat lingkar tambang sudah sepantasnya menikmati kemajuan serta perkembangan ekonomi, kenyataannya tidak semua kalangan merasakan nilai tambah dan manfaat dari keberadaan perusahaan tambang. Dengan kata lain, kebanyakan perusahaan tambang belum sepenuhnya memberikan manfaat pada penduduk sekitar lokasi penambangan.

Kebanyakan perusahaan pertambangan di Indonesia hanya melakukan replantasi setelah mengeruk "harta karun" di lokasi tambang. Padahal mereka seharusnya bukan hanya melakukan replantasi agar ada nilai tambah dan memberikan manfaat kepada para pemangku kepentingan di wilayah bekas tambang.

Berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Kehutanan dan Perkebunan No 146 tahun 1999, reklamasi bekas tambang adalah usaha memperbaiki atau memulihkan kembali lahan dan vegetasi dalam kawasan hutan yang rusak sebagai akibat kegiatan usaha pertambangan dan energi agar dapat berfungsi secara optimal sesuai dengan peruntukannya.

Sudah seharusnya, perusahaan wajib mengikuti aturan yang ada yakni dengan memberi jaminan rehabilitasi dan reklamasi. Untuk itu, lanjut dia, seharusnya semua perusahaan pertambangan yang melakukan aktivitas pertambangan menyetorkan dana Reklamasi. "Ini seharusnya diwajibkan secara jelas. Pemerintah harus bisa memperkirakan kisaran dana tersebut harus sesuai dengan resiko yang ditimbulkan," ujar aktivis Jatam, Hendrik Siregar.

Dengan demikian, tidak hanya aspek lingkungan yang menjadi perhatian. Perusahaan tambang juga harus memperhatikan aspek keberlanjutan lainnya seperti masyarakat, ekonomi, dan kesejahteraan. Terkait dengan hal tersebut, peruntukan dana CSR menurut Hendrik adalah untuk biaya pengembangan ekonomi dan infrastruktur untuk masyarakat sekitar. "Jadi CSR itu bukan untuk biaya pengganti kerusakan lingkungan," tambah Hendrik.

Dengan dana CSR, perusahaan tambang dapat mempersiapkan infrastruktur yang memadai di wilayah operasinya untuk pengembangan masyarakat, semisal membangun fasilitas umum, seperti sekolah dan balai kesehatan. Pengambangan aspek pendidikan dan kesehatan masyarakat tersebut memiliki keterkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat pada masa mendatang.

Konsep tersebut bertujuan menciptakan pembangunan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan hidup generasi sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi yang akan datang dalam memenuhi kebutuhan mereka.

Maka, sebelum hengkang dari wilayah operasinya, perusahaan telah menyiapkan masyarakat di sekitarnya agar bisa hidup mandiri dan berkelanjutan. Dengan begitu segala kemungkinan negatif yang bakal terjadi pada masyarakat dan lingkungan di sekitar area penambangan dapat diminimalisir sejak dini. Sehingga perusahaan dapat memaksimalkan dampak positif dalam proses bisnisnya.

BERITA TERKAIT

Rutin Kritik Pemerintah, Masyarakat Maklumi Kinerja DPR Jeblok

  Oleh : Sapri Rinaldi, Pemerhati Sosial Politik   Tak terasa beberapa minggu lagi tahun 2019 akan mengganti tahun 2018.…

Perluas Akses Investasi Masyarakat - Bukalapak Gandeng Kerjasama Tanamduit

NERACA Jakarta - Setelah sukses menggandeng Bareksa dalam rangka menarik minat masyarakat berinvestasi dan juga memperluas pilihan produk investasi, kali…

YLK Sumsel Ingatkan Masyarakat Waspadai Kosmetika Ilegal

YLK Sumsel Ingatkan Masyarakat Waspadai Kosmetika Ilegal NERACA Palembang - Yayasan Lembaga Konsumen Sumatera Selatan kembali mengingatkan masyarakat setempat terutama…

BERITA LAINNYA DI CSR

Kolaborasi Kitabisa.com dan Baznas - Gojek Gotong Royong “Bangun” Palu dan Donggala

Peduli atas nama kemanusiaan untuk korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala, Gojek bersama mitra driver dan konsumennya ikut ambil…

Peduli Dunia Pendidikan - PetroChina Salurkan Beasiswa Pelajar Berprestasi

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada dunia pendidikan, SKK Migas-PetroChina Internasional Jabung Ltd menyalurkan…

Bersama Rumah Zakat - Pertamina Tanam 10 Ribu Pohon Magrove di Aceh Besar

PT Pertamina (Persero) MOR I Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar, bersama Rumah Zakat Aceh menanam…