Market Share Terbesar Kedua, Adira Insurance Siap Spin Off

NERACA

Jakarta - PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) akan melakukan pelepasan dari induk usaha (spin off) unit asuransi syariahnya jika premi sudah lebih dari Rp250 miliar. "Kita baru akan spin off asuransi syariah setelah premi lebih dari Rp250 miliar," ujar Direktur Utama Adira Insurance, Indra Baruna di Jakarta, Senin (19/11).

Dia beralasan, supaya unit asuransi syariah tersebut bisa membiayai operasional sendiri. Sementara saat ini, kata Indra, operasionalnya masih sharing dengan konvensional. Unit Asuransi Syariah Adira Insurance saat ini memiliki market share (pangsa pasar) kedua terbesar dari industri asuransi syariah.

Adira Insurance sendiri memiliki 11 cabang dan akan menambah empat cabang tahun depan dengan pemecahan cabang Yogyakarta, Makasar, Papua, dan Pontianak. Per Oktober 2012, Unit Asuransi Syariah Adira sudah membukukan premi sebesar Rp135 miliar atau sudah melebihi target tahun ini Rp100 miliar. "Tahun ini kita memperkirakan bisa meraup premi sebesar Rp145 miliar," kata dia.

Perolehan tersebut telah melebihi target yang ditetapkan untuk premi asuransi syariah Adira Insurance pada 2012. "Perolehan premi sepanjang Januari - Oktober 2012 tersebut meningkat 183% dari perolehan premi pada periode yang sama pada tahun 2011 yang mencapai sekitar Rp36 miliar,” jelasnya.

Asuransi syariah, lanjut dia, pada dasarnya dapat menjadi alternatif cara berasuransi yang menarik bagi para Pelanggan dengan prinsip bagi hasil yang dimiliknya. Menurut Indra, perolehan premi periode Januari - Oktober 2012 tersebut didominasi oleh perolehan premi kendaraan roda dua yang menyumbang pendapatan premi sekitar 55% dari seluruh produk yang ada.

Selain kendaraan roda dua, perolehan premi asuransi syariah Adira Insurance juga didominasi oleh kendaraan roda empat yang menyumbang 37% dari total premi produk-produk asuransi syariah yang ada di Adira Insurance. Sisanya, pendapatan premi dari Asuransi Syariah diperoleh dari produk-produk non kendaraan bermotor yang menyumbang perolehan premi asuransi syariah Adira Insurance sebesar 10%.

Adira Insurance terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pelanggan, salah satunya melalui outlet-outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara Bimo Kustoro, Sharia Division Head PT Asuransi Adira Dinamika, menambahkan pihaknya terus meningkatkan kapabilitas sumberdaya manusia (SDM) yang didukung oleh semakin banyaknya cabang-cabang yang menangani produk syariah Adira Insurance.

“Kami ada di Batam-Pekanbaru, Medan-Padang, Palembang-Jambi, Lampung, Jabodetabek, Bandung, Semarang-Purwokerto, Jogja-Solo, Surabaya-Malang-Denpasar, Samarinda-Balikpapan-Pontianak, Banjarmasin-Martapura, Makassar-Manado-Sorong, dan Papua. Kami juga akan terus memperluas jangkauan untuk memaksimalkan pelayanan kepada para pelanggan,” tegas Bimo.

Selain itu, Adira Insurance juga mengembangkan sistem aplikasi khusus untuk bisnis syariah yang berbeda dengan aplikasi yang digunakan untuk unit konvensional. Aplikasi tersebut mencakup seluruh proses operasional untuk unit usaha syariah perusahaan, mulai dari proses aplikasi asuransi, proses pembuatan polis, proses klaim, hingga proses pemberian bagi hasilnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Kemenpar Siap Kembangkan Ekowisata Hutan Gede Pangrango

Dalam siapkan ekowisata hutan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan menggelar bimbingan teknis (bimtek), salah satunya untuk pengelola Taman Nasional Gunung Gede…

Siap Beri Kenyamanan Berbelanja di Era Serba Terkoneksi - Hadirnya Logo Baru di HUT Electronic City

Siap Beri Kenyamanan Berbelanja di Era Serba Terkoneksi Hadirnya Logo Baru di HUT Electronic City NERACA Jakarta – Perjalanan bisnis…

KOTA SUKABUMI - Bang Japar Siap Berjuang Bersama Umat

KOTA SUKABUMI Bang Japar Siap Berjuang Bersama Umat NERACA Sukabumi - Pengurus Inti Ketua, sekretaris dan Bendahara (KSB) organisasi Kebangkitan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Siapkan Rekening Simpanan untuk Devisa Ekspor

    NERACA Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyiapkan rekening simpanan khusus untuk memudahkan pengelolaan devisa hasil ekspor menyusul kebijakan memperkuat…

Perbankan Syariah Lebih Suka Akad Mudharabah

    NERACA Jakarta - Praktisi perbankan syariah dari PT Sarana Multigriya Finansial Eko Ratrianto mengatakan perbankan syariah lebih menyukai…

OJK : Kepercayaan Terhadap Pasar Keuangan Meningkat

    NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan ada indikasi bahwa kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia pada…