Danai Belanja Modal, AKRA Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun

NERACA

Jakarta – Penuhi belanja modal tahun depan, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) akan menerbitkan obligasi senilai Rp 1,5 triliun. Nantinya, 45% dari penerbitan obligasi akan digunakan untuk penyertaan modal dan memberi pinjaman ke anak usaha dan sisanya 55% untuk modal kerja.

Direktur PT AKR Corporindo Tbk V. Suresh mengatakan, sebagian besar penerbitan obligasi untuk mendanai belanja modal tahun 2013, “Modal kerja tersebut akan digunakan untuk pembelian bahan baku, “katanya di Jakarta, kemarin.

Untuk penerbitan obligasi, rencananya akan dilakukan pada Desember 2012. Penawaran obligasi ini akan ditawarkan kepada investor institusi seperti dana pensiun, bank, dan institusi lainnya..

Dia menyakini, penawaran obligasi dapat dilirik oleh pelaku pasar. Pasalnya, obligasi perseroan sudah mendapatkkan rating AA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). "Kami mendapatkan rating baik idAA- jadi perusahaan lumayan baik. Selain itu kami mempunyai bisnis dan balance sheet yang kuat,"ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, PT AKR Corporindo Tbk akan menawarkan obligasi I AKR Corporindo tahun 2012 dengan tingkat bunga tetap senilai Rp1,5 triliun. Obligasi ini terdiri dari dua seri yaitu seri A berjangka waktu lima tahun dan seri B berjangka waktu tujuh tahun.

Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi pada tanggal emisi. Bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi. Dana hasil penawaran obligasi digunakan untuk disalurkan ke anak usaha perseroan sekitar 45% dalam bentuk modal dan pinjaman.

Perseroan akan memberikan pinjaman ke anak usaha perseroan yaitu UEPN yang bergerak di bidang jasa logistik sebesar 35%. Pinjaman tersebut memiliki bunga sebesar JIBOR 4,5% per tahun dan dibayarkan secara triwulan. Sedangkan 10% akan digunakan untuk penyertaan modal.Sisa penawaran obligasi akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja perseroan.

Selain itu, perseroan telah menunjuk PT CIMB Securities Indoneisa, PT Deutsche Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi. PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Jadwal emisi obligasi sementara yaitu masa penawaran awal pada 20 November 2012-4 Desember 2012, perkiraan tanggal efektif pada 13 Desember 2012, masa penawaran umum pada 17-18 Desember 2012, penjatahan pada 19 Desember 2012, distribusi obligasi secara elektronik pada 21 Desember 2012, dan pencatatan di BEI pada 26 Desember 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Debut Perdana di Pasar Modal - HDIT Catatkan Oversubscribed 39,57 Kali

NERACA Jakarta – Perusahaan yang bergerak di bisnis financial teknologi (fintech), PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) secara resmi mencatatkan…

Investasi Obligasi untuk Kemandirian Finansial

  NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan peluncuran Savings Bond Ritel…

Tawarkan Kupon 7,5% - BEI Dorong ASN Investasi Obligasi SBR 007

NERACA Solo - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan investasi Obligasi Negara SBR 007 sekaligus…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Menjawab Tantangan IKM From Zero To Hero

Pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia memacu geliat pertumbuhan industri e-commerce terus berkembang pesat. Berdasarkan prediksi McKinsey, penetrasi belanja online…

Penjelasan Belum Memuaskan - BEI Pastikan Suspensi KIJA Masih Berlanjut

NERACA Jakarta – Meskipun PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) sudah memberikan penjelasan terkait potensi gagal bayar atau default atas…

Rajawali Nusindo Buka Gudang Baru di Solo

Dalam rangka peningkatan omzet dan kinerja operasional, PT Rajawali Nusindo sebagai anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak…