BEI Kembali Perdagangkan Saham SUGI

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Sugih Energy Tbk (SUGI) setelah beberapa hari disuspensi lantaran mengalami kenaikan harga yang tidak wajar. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (19/11).

Ph.Kadiv Pengawasan Transaksi BEI Egy Essigy dan Kadiv Perdagangan Saham BEI Andre Toelle mengatakan, BEI mencabut penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) saham PT Sugih Energy Tbk dan waran seri II SUGI pada perdagangan saham Senin awal pekan kemarin.

Dia menyebutkan, pembukaan suspensi saham SUGI dan waran seri II SUGI dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi pertama perdagangan kemarin. Pasca dicabut suspensinya, saham SUGI tercatat turun 0,52% menjadi Rp190 per saham hingga akhir perdagangan sesi I, awal pekan kemarin dibanding harga penutupan sebelumnya Selasa (13/11) sebesar Rp191 per saham.

Sepanjang perdagangan sesi pertama ini, saham perseroan ditransaksikan sebanyak 1.135 kali sejumlah 140.322 lot dengan total nilai sebesar Rp13,229 miliar. Harga terendah Sugih Energy mencapai Rp185 dan tertinggi sebesar Rp195 per saham, lebih tinggi dibanding harga pembukaan sebesar Rp192 per saham.

Sebelumnya BEI suspensi saham SUGI pada perdagangan saham Rabu (14/11) lalu. Hal itu dikarenakan peningkatan harga saham SUGI sebesar Rp98 atau 105,38% dari harga penutupan Rp93 pada 17 Oktober 2012 menjadi Rp191 pada 13 November 2012. Suspensi itu dilakukan dalam rangka cooling pada 14 November 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

E-Bookbuilding Rampung Tengah Tahun - Peran BEI Masih Menunggu Arahan OJK

NERACA Jakarta – Mendorong percepatan modernisasi pelayanan pasar modal di era digital saat ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama…

Aksi Beli Bawa IHSG Kembali di Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/1)kemarin, indeks harga saham gabungan ditutup naik tipis…

Kejar Pertumbuhan Target Emiten - BEI Bidik Debitur Bank Besar Untuk IPO

NERACA Jakarta – Dikejar target emiten tahun ini oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebanyak 100 emiten, mendorong PT Bursa Efek…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…