Sun Life Terbitkan Suncatchers

NERACA

Jakarta - Sun Life Financial di Indonesia (Sun Life) meluncurkan film pendek berjudul “Suncatchers”, sebuah terobosan baru dari sebuah perusahaan jasa keuangan yang memproduksi film pendek artistik. Country Manager Sun Life, Bert Peterson mengatakan, Suncatchers merupakan terobosan terbaru dari Sun Life untuk mengkomunikasikan nilai-nilai yang dianut perusahaan.

Hal ini juga sebagai bagian dari upaya untuk bisa mendekatkan diri dengan banyak orang. “Untuk itu, kita memilih film sebagai wadah komunikasi ideal,” ungkap Bert di Jakarta, pekan lalu.

Sebagai bagian dari upaya mendekatkan diri dengan masyarakat, Sun Life memilih film sebagai wadah komunikasi ideal untuk menyampaikan nilai-nilai yang diemban perusahaan. Indonesia, lanjut Bert, memiliki populasi usia muda yang produktif dan tech-savvy.

Oleh karena itu, agar dapat berkomunikasi dengan masyarakat yang lebih luas, maka pendekatan yang inovatif menjadi kunci keberhasilan utama. Sun Life sendiri telah memulai inovasinya di dunia digital pada akhir 2011 melalui terobosan aplikasi Sun Advisor dan pertengahan tahun ini dengan melincurkan situs media sosial Brighter Life.

“Melalui film ini, kami ingin lebih mendekatkan diri kepada para nasabah kami dan meningkatkan awareness masyarakat akan perusahaan kami,” ungkap dia. Bert juga menerangkan, Suncatchers dapat diakses secara umum melalui laman Brighter Life dan Youtube.

Apalagi, tambah dia, film ini mampu menghadirkan kesan realita yang kuat dan dapat memberi gambaran rasa akan kehidupan nyata, bersamaan dengan persepsi realita obyektif. Inisiatif ini mengedepankan kolaborasi strategis antara perusahaan dengan para sutradara dari beberapa negara, yaitu Indonesia, Hong Kong dan Filipina.

“Ke depan, kami akan terus berupaya menghadirkan terobosan inovatif lain guna mempererat komunikasi kami dengan para nasabah dan agen, serta untuk menjangkau masyatakat yang lebih luas untuk lebih mengenal brand kami,” tutup Bert.

Sebagai informasi, pada triwulan II 2012 Sun Life memperoleh premi baru unit syariah sebesar Rp6,65 miliar, atau tumbuh 33% dibanding perolehan premi triwulan I 2012 sebesar Rp5 miliar. Sementara bisnis syariah menyumbang sekitar 15% dari pembukuan premi perseroan di triwulan kedua. [ardi]

BERITA TERKAIT

Waskita Tawarkan Bunga Hingga 9,75% - Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menawarkan surat utang bertajuk obligasi berkelanjutan III Waskita Karya tahap III tahun…

XL Axiata Terbitkan Obligasi Rp 10 Triliun - Ekspansi Jaringan Luar Jawa

NERACA Jakarta – Danai ekspansi bisnis guna memacu pertumbuhan lebih agresif lagi, PT XL Axiata Tbk (EXCL) menerbitkan penawaran umum…

Medco Tawarkan Kupon Hingga 10,75% - Terbitkan Obligasi Rp 1,25 Triliun

NERACA Jakarta- Perkuat stuktur permodalan, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menawarkan obligasi senilai Rp1,25 Triliun. Surat utang bertajuk Obligasi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Janji Jaga Disparitas Suku Bunga

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) berjanji akan menjaga disparitas suku bunga (differensial interest rate) domestik…

Pertemuan IMF-World Bank Beri Dampak 0,64% ke Ekonomi Bali

    NERACA   Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan Pertemuan Tahunan IMF-WB dapat memberikan dampak…

OJK Raih WTP dari BPK

    NERACA   Jakarta - Laporan keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari…