Kota Depok Miliki Peluang Bisnis E-gov - Kota Tertinggi Pengguna Internet

Depok – Kendati Kota Depok memiliki potensi sebagai kota yang tertinggi terbanyak ratingnya sebagai pengguna jaringan internet, namun belum maksimal dimanfaat adanya potensi peluang bisnis Enterprise Government (e-gov). Diharapkan adanya kerjasama yang sinergis antara pemerintah, masyarakat dan swasta serta semua stakeholders guna meningkatkan pertumbuhan perekonomian kota ini. Demikian keterangan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Depok, Herry Pansila kepada wartawan.

“Padahal potensi ini mampu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengoptimalkan fungsi peralatan Teknologi Informasi Komunikasi untuk mempermudah aktifitas manusia dalam berbagai usaha. Misalnya, untuk berkomunikasi bisnis secara langsung dari jarak yang berjauhan,” katanya.

Bahkan, katanya, dengan Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) seperti handphone, internet, wifi, televisi, dan sebagainya, perkembangannya saat ini bergerak cepat dan canggih. Dampaknya, telah memberikan beragam kemudahan mendapatkan informasi bisnis secara cepat dan akurat, mudah dan murah. “Apalagi saat ini telah hadir handphone murah yang dilengkapi dengan berbagai fitur dan bisa terkoneksi dengan internet, yang membuat informasi bukan lagi menjadi barang yang mahal,” katanya.

Dikatakan Herry, 10 tahun lalu internet hanya digunakan oleh pengusaha tertentu dan pekerja staf di kantor. Tapi, saat ini semua kalangan sudah bisa mengakses internet melalu perangkat TIK yang beragam dan mudah didapat di manapun. Bahkan, bagi yang belum mampu beli, bisa menggunakan Warung Internet (warnet) yang banyak bertebaran di sepanjang jalan raya hingga di gang kecil perkampungan.

Herry mengungkapkan, data dari ICT Whitepaper Kominfo, disebutkan bahwa Kota Depok merupakan daerah dengan pengguna internet tertinggi di Indonesia. Pada 2006-2008, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 45 juta. Angka ini diperoleh dari akses internet melalui komputer maupun handphone.

Berdasarkan data tersebut, dan warga Depok merupakan salah satu pengguna internet tertinggi se-Jabodetabek. Diperkirakan jumlah penduduk yang melek teknologi di Kota Depok sudah cukup tinggi dalam memanfaatkan TIK dan internet ini.

Oleh Sebab itu, potensi ini menjadi sebuah peluang yang sangat besar untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Depok. “Untuk membangun daerah, pemerintah telah menyiapkan infrastruktur TIK E-gov yang sangat canggih dan lengkap serta tersebar di seluruh wilayah kota, semua pihak bisa berkontribusi dan melakukan komunikasi secara cepat, mudah dan murak dengan efektivitas dan produktivitas tinggi,” ujar Kadis Kominfo ini.

Pemkot Depok, lanjutnya, juga telah menyediakan fasilitas layanan call center dan pengaduan masyarakat melalui telepon, website, twitter, facebook, dan media lainnya. diharapkan dinas terkait dapat dengan segera menindaklanjuti berbagai pengaduan masyarakat baik itu kritik usul dan sarannya secarta konstruktif.

BERITA TERKAIT

PDAM Kota Depok Ringankan Biaya Pasang Baru 50 Persen - Antisipasi Stabilisasi Inflasi 2018

PDAM Kota Depok Ringankan Biaya Pasang Baru 50 Persen Antisipasi Stabilisasi Inflasi 2018 NERACA Depok - Upaya antisipasi pengendarian stabilisasi…

Rambah Bisnis Air Bersih - RAJA Siapkan Dana Akuisisi US$ 1,6 Juta

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis di tahun depan, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menambah lini bisnis baru di sektor…

Suport Bisnis Pembayaran Digital - DIVA Investasi 30% Saham di Pawoon

NERACA Jakarta– Pacu pertumbuhan bisnis di era digital, PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA), entitas anak PT Kresna Graha Investama…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

TCL Akan Ramaikan Grand Year and Sale Lazada - Nikmati Promo Smart Android TV with Harman Kardon Sound

TCL Akan Ramaikan Grand Year and Sale Lazada Nikmati Promo Smart Android TV with Harman Kardon Sound NERACA Jakarta -…

PDAM Kota Depok Ringankan Biaya Pasang Baru 50 Persen - Antisipasi Stabilisasi Inflasi 2018

PDAM Kota Depok Ringankan Biaya Pasang Baru 50 Persen Antisipasi Stabilisasi Inflasi 2018 NERACA Depok - Upaya antisipasi pengendarian stabilisasi…

Sampai Akhir November, 100 Perusahaan di Kota Sukabumi Gulung Tikar

Sampai Akhir November, 100 Perusahaan di Kota Sukabumi Gulung Tikar NERACA Sukabumi - Sampai dengan akhir November tahun 2018, Dinas…