BSM Sudah Kucurkan KUR Rp200 Miliar - Kota Sukabumi

Sukabumi - Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Sukabumi sampai saat ini sudah mengucurkan anggaran lebih dari Rp200 milliar untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 2000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Sukabumi. Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Cabang BSM Sukabumi Dedy Suryadi kepada NERACA usai membuka kegiatan pelatihan program penguatan manajemen Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) PNPM Mandiri Kota Sukabumi di Hotel Taman Sari, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Dedy, dari jumlah pelaku UMKM yang mendapatkan bantuan modal usaha dari program KUR di BSM, sekitar 95 % pengembaliannya sangat bagus. Dan sisanya kemungkinan kendalanya dalam komunikasi pembinaan atau iklim bisnis. “Saya yakin tahap demi tahap bisa 100% dalam pengembaliannya, karena para pengusaha kecil yang mendapatkan dana masih punya titik kejujuran dan takut berhutang”, ujarnya.

Berkaitan dengan kegaiatan tersebut, BSM Sukabumi menyerahkan bantuan kredit peningkatan ekonomi sebesar Rp 100 juta bagi 10 Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang beranggotakan 50 orang di bawah binaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Kota Sukabumi.

Bantuan diberikan langsung oleh Dedy kepada Ketua Forum Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kota Sukabumi, Yunus Suhandi .Bantuan tersebut sifatnya bergulir dan hanya sebagai pendamping dari program serupa yang dilakukan oleh pemerintah yaitu KUR.

Sementara itu Ketua Forum BKM Kota Sukabumi Yunus Suhandi mengaku sangat berterimakasih dengan bantuan peningkatan ekonomi bagi KSM dari Bank Syariah Mandiri. Bahkan dengan adanya bantuan tersebut bisa dijadikan contoh oleh pihak lain.

Dikatakannya, anggaran tersebut akan diberikan kepada 10 kelurahan di Kota Sukabumi dengan satu kelompok terdiri dari 5 orang dan mendapatkan bantuan masing-masing 2 juta. “10 kelurahan tersebut kami nilai Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) nya baik”, kata dia.

Dikatakannya, mengenai proses pengembalian ke pihak BSM Sukabumi, dimana pengembalian dana dari masyarakat ke KSM, kemudian dari KSM ke Unit pengelola Keuangan (UPK) yang kemudian disetorkan ke BSM Sukabumi.

BERITA TERKAIT

Disnakertrasn Kota Sukabumi Siap Berangkatkan Dua KK

Disnakertrasn Kota Sukabumi Siap Berangkatkan Dua KK NERACA Sukabumi - Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi akan memberangkatkan dua…

Harga Cabai di Kabupaten Sukabumi Rp 75 Ribu Per Kilogram

Harga Cabai di Kabupaten Sukabumi Rp 75 Ribu Per Kilogram NERACA Sukabumi – Memasuki pekan ketiga Juli 2019, harga kebutuhan…

Komoditas Cabai di Sukabumi Alami Kenaikan Harga

Komoditas Cabai di Sukabumi Alami Kenaikan Harga NERACA Sukabumi - Komoditas sayuran pekan ini alami kenaikan harga dari biasanya. Seperti…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Jawab Permintaan Jokowi, PNM Keluarkan Program Mekaar Plus

Jawab Permintaan Jokowi, PNM Keluarkan Program Mekaar Plus NERACA Bukittinggi - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) akan segera meluncurkan program…

Hadir di GIIAS 2019, SBD Luncurkan Sejumlah Produk Inovatif Anyar

Hadir di GIIAS 2019, SBD Luncurkan Sejumlah Produk Inovatif Anyar  NERACA Jakarta, - Stanley Black & Decker (SBD), perusahaan perkakas…

PNM Suntik Modal, Aset BPRS Haji Miskin Melonjak Signifikan

PNM Suntik Modal, Aset BPRS Haji Miskin Melonjak Signifikan  NERACA Bukittinggi – Pasca PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menyuntikkan modal…