Grup Djarum Raup Dana Segar Rp 505,73 Miliar

Rencana PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membagikan dividen, tidak hanya disambut positif oleh para investor. Namun juga termasuk pemilik saham mayoritas Grup Djarum yang bakal mengantongo dana segar dari dividen sebesar Rp 505,73 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Disebutkan, hingga kuartal tiga 2012 Djarum tercatat sebagai pemegang saham mayoritas atas nama Farindo Investments (Mauritius) Ltd. qualitate qua Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono.

Dengan kepemilikan saham BBCA sebesar 11.625.990.000 lembar atau setara 47,15% dari seluruh saham BBCA yang beredar di pasar, maka Djarum bakal memperoleh dividen Rp 505,73 miliar.

Selain itu, Anthony Salim, pemilik Indofood, juga akan mendapat Rp 18,88 miliar dari pembagian dividen, karena memiliki 434.079.976 lembar saham BBCA atau setara 1,75%.

Seperti diketahui, Bank BCA rencananya akan membagikan dividen interim senilai Rp 1,06 triliun atau Rp 43,50 per lembar kepada pemegang saham untuk tahun buku 2012.

Dividen akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 6 Desember 2012. Adapun Cum dan Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi akan akan dilaksanakan pada 3-4 Desember 2012 dan Cum dan Ex Dividen di Pasar Tunai akan dilaksanakan pada 6-7 Desember 2012.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja dalam keterangannya mengatakan, penetapan pembagian dividen telah diputuskan pada Rapat Dewan Komisaris pada 8 November 2012 lalu, dengan total saham yang berhak memperoleh dividen interim adalah 24.456.229.000 saham atau seluruhnya Rp 1,063 triliun atau sekitar 12,56% dari perolehan laba Perseroan selama periode 1 Januari 2012 sampai dengan 30 September 2012, yang mencapai sebesar Rp 8,2 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

ICBP Sisakan Dana IPO Rp 417,49 Miliar

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, emiten makanan dan minuman, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) telah merealisasikan…

Dorong Bisnis Lebih Agresif - Bukalapak Raih Kucuran Dana dari Mirae Asset

NERACA Jakarta –Pesatnya pertumbuhan bisnis e-commerce Bukalapak, mendorong beberapa perusahaan besar lainnya untuk ikut serta memberikan suntikan modal. Apalagi, Bukalapak…

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…