Tahun Depan, Empat Perusahaan Tambang Listing di BEI

NERACA

Jakarta – Meskipun harga komoditas dunia belum pulih dan diperkirakan masih akan berlanjut hingga tahun depan, rupanya tidak menyurutkan perusahaan batu bara untuk mencatatkan saham perdananya di pasar modal.

Ketua Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Bob Kamandanu mengatakan, tahun depan akan ada empat perusahaan sektor batu bara yang bakal listing di Bursa Efek Indonesia (BEI), “Diprediksi pada 2013 akan ada empat perusahaan batu bara mencatatkan sahamnya di bursa,”katanya di Jakarta, kemarin.

Dia menuturkan, harga batu bara tahun depan akan kembali pulih. Alasannya, akan ada pertumbuhan industri batubara karena faktor lokal dan internasional yang dapat menyerap produksi batu bara.

Menurutnya, perkiraan itu ditopang optimisme penggunaan batubara masih akan berlanjut terutama di kawasan Asia yang masih menunjukkan pertumbuhan ekonomi pesat.

Meski demikian, APBI tetap waspada karena banyaknya produsen batu bara global lainnya yang masuk ke pasar ekspor seperti dari Amerika Serikat, Mozambiq, Kolombia dan Rusia, “Karena itu Indonesia harus siap menempatkan dirinya sebagai negara produsen yang mengedepankan prinsip dasar seperti praktik pertambangan yang baik, praktik tanggung jawabn sosial perusahaan (CSR) yang baik dan tata kelola perseroan yang bagus sehingga pembeli tidak ragu untuk memilihnya,”tuturnya. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Dorong Perusahaan di Babel Go Public - Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi

NERACA Pangkalpinang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Kepulauan Bangka Belitung mendorong perusahaan di daerah menawarkan sebagian saham kepada…

Japfa Gandeng Bank dan Perusahaan Pendamping - Berdayakan Peternak

    NERACA   Jakarta - Di tengah upaya pemerintah meningkatkan populasi dan produksi ternak sapi dalam negeri, PT Japfa…

Saham Melesat 88,46%, BEI Suspensi ANDI

NERACA Jakarta – Perdagangan saham bergerak di luar kebiasaan atau meningkat signifikan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

The Duck King Patok IPO Rp 505 Per Saham

NERACA Jakarta – Emiten pengelola jaringan restoran The Duck King, PT Jaya Bersama Indo Tbk (JBI). menetapkan harga saham dalam…

BEI Suspensi Saham PT Mahaka Media Tbk

Selang setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau masuk UMA, saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) akhirnya…

Lunasi Obligasi Jatuh Tempo - Pefindo Naikkan Peringkat Antam Jadi A-

NERACA Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikan peringkat PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan Obligasi I (2011) menjadi…