Ikut Bimbel, Teliti Dulu Sebelum Memilih

NERACA Dengan semakin menjamurnya tempat bimbingan belajar (bimbel), orang tua dan siswa dituntut lebih jeli dan teliti sebelum memilih. Jika salah pilih, bisa jadi harapan untuk meningkatkan prestasi di kelas atau bahkan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian hanya tinggal angan kosong belaka. Apalagi, untuk masuk di lembaga bimbel membutuhkan biaya yang tidak murah, bahkan terkadang harus merogoh kantong yang amat dalam. Mahalnya biaya bimbel bukan tanpa alasan. Biaya itu biasanya sepadan dengan tentor yang disiapkan mendampingi siswa.Tentor yang akan memberikan materi ini umumnya merupakan alumni- lumni pilihan di PTN, atau mahasiswa berprestasi. Maka tidak ada salahnya bila kita melakukan survey kecil-kecilan sebelum menentukan lembaga bimbingan belajar mana yang akan dipilihagar hasilnya pun sesuai dengan harapan. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari iklan atau mintalah brosur tentang lembaga bimbingan belajar itu. Akan lebih baik lagi jika informasi yang diterima melalui testimoni dari mantan pengguna jasa bimbingan belajar tersebut. Langkah berikutnya, cari informasi tentang jasa pengajaran mata pelajaran apa saja yg ditawarkan. Tanyakan juga apakah biaya yg dimaksud sudah termasuk dgn materi modul dan materi serta kesempatan mengikuti try-out (bila putra/ putri kita akan mengikuti ujian nasional). Besaran jumlah peserta per kelas juga merupakan hal yang tak kalah penting untuk diketahui. Jumlah peserta per kelas tentu akan mempengaruhi besarnya perhatian dan intensitas interaksi peserta dgn pengajarnya. Tanyakan pula fasilitas pendukung pengajaran dan metode pengajaran. Reputasi lembaga tersebut terutama dari aspek komitmen pengajarnya. Faktor berikutnya adalah waktu belajar. Hal ini penting dilakukan terutama bila putra/ putri kita telah memiliki jadwal tambahan lain setelah pulang sekolah. Dan yang terakhir adalah biaya. Faktor ini bisa dikatakan sebagai penentu pemilihan sebuah lembaga bimbingan belajar, meski hal ini tidak selalu berarti bahwa lembaga bimbingan belajar yg mahal akan lebih berkualitas.

BERITA TERKAIT

Perusahaan Konstruksi Indonesia Berpeluang Ikut Rekonstruksi Irak-Suriah

      NERACA   Jakarta - Perusahaan konstruksi asal Indonesia berpeluang ikut serta dalam pembangunan kembali infrastruktur di Irak…

BUMN Berbagi Bersama di Jakarta - Telkom Ikut Santuni Lebih 1000 Anak Asuh

Menyambut Natal 2018 dan tahun baru 2019, dalam rangkaian program BUMN hadir untuk negeri, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom)…

Pesatnya Industri E-Commerce, Bisnis Afiliasi Isynergy Ikut Tumbuh

      NERACA   Jakarta - Pesatnya pertumbuhan teknologi digital, terutama di bidang pemasaran, menimbulkan perspektif baru dalam budaya…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Peran Ibu Tak Akan Tergantikan dengan Teknologi

    Peranan ibu dalam mendidik anak tidak dapat digantikan oleh kemajuan teknologi seperti pada era digital saat ini, kata…

Pendidikan untuk Si Kecil di Era Teknologi

      Pada era millenial seperti saat ini, teknologi digital menjadi realitas zaman yang tidak dapat dihindari. Seiring perkembangan…

Mengapa Anak Usia 7 Tahun Ideal Masuk SD

    Selain kemampuan intelektual, kesiapan mental anak juga harus dipertimbangkan dalam aktivitas kegiatan belajar di jenjang pendidikan Sekolah Dasar…