Biaya Operasional Timah Capai Rp 35,6 Miliar

PT Timah Tbk (TINS) mencatat pengeluaran biaya operasional bulan September 2012 sebesar Rp35,6 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (12/11).

Selain itu, perseroan juga mencatat pengeluaran capital expenditure bulan September mencapai Rp23,8 miliar. Untuk kegiatan eksplorasi bulan Oktober melanjutkan bulan September.

Kegiatan itu antara lain pemboran propeksi dan pemantapan di perairan Kundur dan Bangka. Dengan perubahan cuaca saat ini maka lokasi tersebut yang memungkinkan kegiatan pemboran.

Untuk pemboran di darat dilakukan di wilayah Bangka dan Belitung. Untuk pemboran alluvial di pulau Bangka masih tetap berjalan untuk evaluasi produksi penambangan.

Sementara untuk penemuan sumber daya hingga bulan September mencapai 18.526 untuk sumber daya inferred, 8.500 sumber daya indicated dan 6.587 ton untuk sumber daya measured.

Pada bulan November, perseroan memiliki rencana kegiatan eksplorasi seperti pemboran prospeksi dan pemantapan dengan enam kapal bor. Kegiatan akan dilakukan di perairan Bangka dengan dua kapal. Untuk perairan Kundur dan pemboran darat difokuskan ke daerah Belitung, Bangka Selatan dan Bangka Utara dengan empat kapal. (bani)

BERITA TERKAIT

CSAP Bidik Dana Segar Rp 324,24 Miliar - Gelar Private Placement

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnis, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) berencana melakukan penambahan modal tanpa…

Investasi Kota Tangerang Capai Rp2,7 Triliun

Investasi Kota Tangerang Capai Rp2,7 Triliun  NERACA Tangerang - Nilai investasi di Kota Tangerang, Banten, mencapai Rp2,7 triliun hingga Mei…

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih - Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket NERACA Sukabumi -…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rencana Perubahan Lot Saham - APEI: Perlu Ada Kesiapan Anggota Bursa

NERACA Jakarta – Rencana direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi bersama tim menurunkan jumlah satu lot jadi…

Pacu Nilai Tambah di Sektor Hilir - MGRO Bangun Pabrik Senilai Rp 330 Miliar

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar dari IPO, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) akan berinvetasi sebesar Rp 330 miliar membangun…

Kembangkan Ekspansi Bisnis - NFC Indonesia Buka Peluang Untuk Akuisisi

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, harga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) langsung dibuka menguat 49,73% pada…