Walikota Depok Samakan Visi dengan Investor

Depok – Walikota Depok Nurmahmudi Ismail berusaha untuk menyamakan visi dan pemahaman dalam pembangunan Kota Depok dengan investor, khusus pengembang perumahan bagi pemukiman masyarakat. Demikian keterangan yang diperoleh NERACA dalam audiensi terbuka di Balaikota, akhir pekan kemarin.

Nur Mahmudi melakukan audiensi terbuka kali ini adalah untuk menyamakan visi dan pemahaman antara para investor dengan pemerintah Kota Depok dalam hal pengembangan wilayah perumahan, industri ataupun properti.

Dalam pengarahannya Walikota memberikan pemahaman pada para investor ketika ingin membangun sebuah kawasan perumahan, industri ataupun properti perlunya ditanamkan jiwa kebersamaan dengan memperhatikan lingkungan sekitarnya. “Tidak hanya sekedar membangun, tapi juga mengikuti tata aturan pembangunan yang berlaku di Kota Depok,” katanya menghimbau.

Walikota juga mengingatkan para investor, untuk melakukan pengembangan pembangunan secara bertahap dengan melakukan proses perizinan secara terpadu dengan memenuhi standar Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Mendirikan Usaha.

Dijelaskannya, Untuk menciptakan keharmonisan kawasan pembangunan terhadap lingkungan sekitar, tak lupa Walikota menekankan agar para investor mematuhi Peraturan Walikota (Perwa) No. 17 Tahun 2012 tentang pemenuhan standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Domestik.

Maksudnya, dengan membuat konstruksi pengolahan air limbah disetiap bangunan sebagaimana yang dituangkan dalam Perwal tersebut agar tak ada lagi air limbah yang mencemari lingkungan sekitar.

Selain itu, Walikota juga terus menebar semangat kebersamaan kepada para investor untuk memperhatikan tata ruang pembangunan kawasan perumahan, industri dan properti dengan tidak melanggar Garis Badan Sungai dan Garis Badan Bangunan. “Agar Kota Depok terlihat nyaman dengan manajemen lingkungan yang tertata rapi,” kata Walikota Depok.

BERITA TERKAIT

Walikota Sukabumi Mengaku Belum Tahu - Draft Raperda APBD-P 2019 Belum Masuk ke Dewan

Walikota Sukabumi Mengaku Belum Tahu Draft Raperda APBD-P 2019 Belum Masuk ke Dewan  NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi…

Perlu Fasilitasi Investor Stabilkan Harga Garam

NERACA Jakarta – Pemerintah dinilai perlu untuk memfasilitasi lebih banyak investor ke bidang produksi garam dalam rangka menstabilkan harga garam…

Sequis Luncurkan Produk Asuransi dengan Perlindungan Hingga Rp90 miliar

    NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Sequis Life meluncurkan produk asuransi kesehatan dengan perlindungan hingga Rp 90…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Kerja Sama Kehutanan Indonesia – Korsel Akan Libatkan Kaum Milenial - Menteri LHK

Kerja Sama Kehutanan Indonesia – Korsel Akan Libatkan Kaum Milenial Menteri LHK NERACA Incheon – Kerja sama bidang kehutanan dan…

Indonesia Buka Perluasan Pasar Produk KUKM ke Azerbaijan

Indonesia Buka Perluasan Pasar Produk KUKM ke Azerbaijan NERACA Jakarta - Kedutaan Besar RI di Baku, Azerbaijan mendorong peran Indonesia…

Butuhkan Lebih Banyak Makers Lokal Hadapi Permintaan Pasar - Penyedia Solusi Internet of Things (IoT) di Indonesia

Butuhkan Lebih Banyak Makers Lokal Hadapi Permintaan Pasar Penyedia Solusi Internet of Things (IoT) di Indonesia Asosiasi Internet of Things…