Ambisi Kimia Farma Kuasai Pasar Farmasi Melalui BPJS - Kembangkan Pusat Kesehatan Terpadu

NERACA

Jakarta - PT Kimia Farma (Persero) Tbk terus melakukan transformasi bisnis dengan mengembangkan berbagai layanan sektor kesehatan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat mendapatkan akses layanan pemeriksanaan kesehatannya.

Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk Rusdi Rosman mengatakan, perluasan jaringan baik distribusi obat, apotek maupun klinik kesehatan terus dilakukan Kimia Farma Apotek (KFA), salah satu anak perusahaan Kimia Farma, “Perluasan jaringan juga bagian untuk memenangkan persaingan dalam merebut pasar farmasi nasioanal seiring dengan berlakunya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada tahun 2014 nanti,”katanya akhir pekan kemarin.

Dia menambahkan, perluasan jaringan melalui PT KFA juga untuk mendekatkan dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Setidaknya, sepanjang 2012 sebanyak 30 apotek dan 100 klinik baru telah dibuka di berbagai kota di Indonesia.

Langkah ini, sebagai bagian dari upaya PT KFA untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang menginginkan pelayanan yang praktis, efisien, dan efektif dalam berbagai aktivitasnya, termasuk dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Konsep One Stop Healthcare Solution (OSHcS) merupakan salah satu layanan dengan konsep modern yang diberikan oleh PT KFA.

Kata Rusdi, dengan konsep OSHcS masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang tidak perlu repot harus bolak balik ke dokter, laboratorium, dan menebus apotek di lain tempat. Karena di dalam konsep Apotek Kimia Farma OSHcS, seluruh layanan kesehatan secara terpadu dalam satu atap, mulai dari pemeriksaan dokter di klinik kesehatan, pemeriksaan laboratorium klinik, konsultasi obat oleh Apoteker, layanan optik, pelayanan resep dokter dan juga swalayan farmasi yang berada dalam satu tempat di Apotek Kimia Farma.

Tentang Kimia Farma Apotek

Sebagai jaringan layanan kesehatan terkemuka dengan kualitas layanannya, PT KFA senantiasa melakukan perbaikan melalui program transformasi, dengan mengedepankan “Good Corporate Governance”. Langkah ini ditempuh dengan mempertajam strategi korporasi maupun strategi bersaing dan melakukan penataan supply chain management untuk meningkatkan efisiensi.

Jika sebelumnya Kimia Farma Apotek (KFA) memiliki visi menjadi apotek pilihan masyarakat melalui jaringan layanan ritel farmasi, kini bertransformasi menjadi perusahaan jaringan layanan kesehatan yang terkemuka dan mampu memberikan solusi kesehatan masyarakat Indonesia.

Di bidang pengembangan usaha, guna meningkatkan jaringan layanan apoteknya, KFA melebarkan sayap dengan melakukan pengembangan kerjasama operasi (KSO) dan pola waralaba atau franchise. Pengembangan jaringan tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga dengan menggandeng mitra di luar negeri.

Langkah ini, diawali dengan menjalin kerja sama dengan Averros Pharmaceuticals Sdn Bhd, yang akan membuka Apotek Kimia Farma di Kuala Lumpur, Malaysia.KFA juga melakukan kerja sama dengan provider telekomunikasi untuk mengembangkan program membership yang berlaku secara nasional dan layanan informasi mobile.

Bukan hanya itu saja, KFA juga mulai merambah bisnis e-store, pembuatan member card untuk kemudahan pelayanan bagi pelanggan di seluruh Indonesia, serta pengembangan layanan kesehatan untuk segmen klinik kecantikan dengan membuka klinik kesehatan Health & Beauty Care.

KFA juga aktif melakukan kerja sama dengan sejumlah perusahaan jasa asuransi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.Untuk memberikan kenyamanan di klinik dan fasilitas kesehatan di KFA, desain outlet Apotek Kimia Farma dibuat sedemikian rupa untuk kenyamanan pelanggannya.tidak cukup nyamansaja, pelayanan tenaga kesehatan juga dilakukan dengan memberikan layanan terbaik.

Tingkatkan Pelayanan

KFA menempatkan tenaga professional berkualitas tinggi berlandaskan Good Pharmacy Practice (GPP) sesuai standar The International Pharmaceutical Federation atau Federation Internationale Pharmaceutique (FIP), yang menjamin kualitas, legalitas dan keabsahan obat-obat yang diberikan kepada pasien.

Langkah-langkah ini terus dijalankan KFA sehingga mampu terus meningkatkan brand values sehingga tetap menjadi market leader jaringan apotek terbesar di Indonesia.Kerja keras seluruh karyawan KFA untuk memberikan layanan terbaik telah mendapatkan pengakuan masyarakat luas.Berbagai penghargaan telah diperoleh KFA, seperti Top Brand Award untuk kategori Drug Store/OTC pada tahun 2009 dan 2010 dari Frontier Consulting Group, Indonesia Brand Champion Award 2011 dari Mark Plus, Inc untuk kategori Brand Equity Champion of Pharmacy.

Di tahun 2012 pun KFA menerima award Superbrands sebagai merk terkuat di kategori retail farmasi dan Indonesia Brand Champion Award” sebagai apotek yang paling direkomendasikan. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Luncurkan Single Stock Future - Kembangkan Produk Derivatif

NERACA Jakarta - Dongkrak pertumbuhan transaksi di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana meluncurkan produk derivatif di tahun…

Sharp Siap Rajai Pasar Pompa Air - Perkenalkan Empat Tipe Baru

NERACA Jakarta– Sesuai komitmen yang terus dijaga PT Sharp Electronics Indonesia untuk menjadi pangsa pasar nomor satu di tanah air,…

APLN Optimis Borneo Bay City Diserap Pasar - Geliat Infrastruktur di Kaltim

NERACA Jakarta – Selain ekspansi bisnis di luar pulau Jawa, seperti ke Batam, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) juga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jaga Stabilitas Harga, ROTI Buyback Saham

NERACA Jakarta – Menjaga stabilitas harga saham di pasar, PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) berencana melalukan pembelian kembali (buyback)…

Bangun Rumah Sakit Baru - Medikaloka Hermina Kuras Kocek Rp 312,5 Miliar

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis dengan penetrasi pasar lebih luas lagi, PT Medikaloka Hermina Tbk berambisi terus menambah rumah…

PBRX Sisakan Rights Issue Rp 348,8 Miliar

NERACA Jakarta - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) masih mengantongi dana senilai Rp384,8 miliar dari hasil penawaran umum terbatas (PUT)…