Laba Bersih BSM Naik 45%

NERACA

Jakarta - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) berhasil mencatatkan laba bersih Rp 594,2 miliar pada triwulan III-2012 atau tumbuh 45,29% dibandingkan dengan perolehan pada triwulan III-2011 yang sebesar Rp 409,12 miliar.

Perolehan laba bersih tersebut ditopang oleh pendapatan margin dan bagi hasil. Pendapatan margin dan bagi hasil BSM sampai dengan September 2012 mencapai Rp 3,48 triliun, naik 23,84% dibandingkan pendapatan margin dan bagi hasil sampai dengan September 2011 sebesar Rp 2,81triliun.

“Mudah-mudahan dengan dukungan seluruh masyarakat dan stakeholders yang semakin baik, BSM terus menunjukkan kinerja yang semakin baik untuk menjadi bank kebanggaan kita semua, bangsa Indonesia tercinta,” ujar Direktur Utama BSM Yuslam Fauzi, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (8/11).

Pendapatan margin dan bagi hasil itu bersumber dari penyaluran aktiva produktif. Per September 2012, BSM menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 41,82 triliun, naik 21,53% dibandingkan pembiayaan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 34,41 triliun.

Posisi aset BSM per September 2012 sebesar Rp 51,2 triliun (unaudited). Nilai tersebut, naik 17,67% dibandingkan aset BSM per September 2011 sebesar Rp 43,51triliun. Peningkatan aset itu ditopang meningkatnya Dana Pihak Ketiga (DPK). DPK BSM per September 2012 Rp 44,54 triliun, naik 16,32%, dibandingkan DPK per September 2011 sebesar Rp 38,29 triliun.

BSM terus fokus pada sektor UMKM. Per September 2012, porsi pembiayaan UMKM (nonkorporasi) 73,93% dan sisanya atau 26,07% untuk porsi pembiayaan korporasi .

Dari sisi rasio keuangan seperti Rasio Kecukupan Modal (CAR) tercatat mengalami kenaikan dari 11,06% di triwulan III-2011 menjadi 13,15% di triwulan III-2012. Rasio pembiayaan terhadap pendanaan alias FDR juga tumbuh dari 89,86% di triwulan III-2011 menjadi 93,90% di triwulan III-2012.

Rasio kredit bermasalah (NPF) BSM sedikit mengalami peningkatan dari 1,26% menjadi 1,55% di triwulan III-2012. Sementara margin bersih perseroan tercatat 7% di triwulan III-2012. [ardi]

BERITA TERKAIT

Berkah Permintaan Listrik Meningkat - Dividen Cikarang Listrindo Ikut Terkerek Naik

NERACA Jakarta – Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) memutuskan untuk membagikan dividen…

Harga Gabah Kering Giling di Banten Naik 2,92 Persen

Harga Gabah Kering Giling di Banten Naik 2,92 Persen NERACA Serang - Harga Gabah Kering Giling (GKG) pada tingkat petani…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pemerintah Harusnya Turun Tangan Bikin Bank Syariah

  NERACA   Jakarta – Indonesia yang merupakan penduduk muslim terbesar di dunia mestinya menjadi kiblat ekonomi syariah dunia. Nyatanya…

OJK Komitmen Dukung Pembiayaan Berkelanjutan

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk menjalankan program pengembangan pembiayaan berkelanjutan untuk mendorong kinerja…

BCA Dinobatkan The World's Best Banks 2019

      NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dinobatkan sebagai The World’s Best Banks 2019…