Integrasi Bisnis, Erajaya Swasembada Akuisisi Azec - Telan Investasi Rp 26,6 Miliar

NERACA

Jakarta – Ambisi menjadi leader market di industri telekomunikasi Indonesia, terus dilakukan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) sebagai distributor seluler. Selain menambah gerai baru, perseroan juga terus melakukan akuisisi beberapa perusahaan, diantaranya PT Azec Indonesia Management Service.

Corporate Secretary ERAA Syaiful Hayat mengatakan, untuk mengakuisisi Azec sebagai perusahaan asal Inggris ini harus menelan investasi sebesar Rp 26,6 miliar, “Azec adalah perseroan terbatas yang berdomisili di Jakarta pusat. Perusahaan ini bergerak dalam bidang usaha layanan jasa teknologi informasi," katamya di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mengakuisisi PT Azec Indonesia Management Services dari Kingstown Universal Ltd sebanyak 229.998 saham, setara dengan 99,99% dari total saham Azec. Nilai transaksi keseluruhan sebesar Rp 26,6 miliar ditambah Rp 115.653 untuk 0,000435% saham yang dibeli dari Henry Eddy Putra Sutjipto

Nantinya, usai transaksi pembelian, maka perseroan memiliki sebanyak 99,99% saham Azec. Sementara sisanya dipegang oleh Levy Christianto Handjojo. Tujuan mengakuisisi perusahaan teknologi informasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi biaya atas dukungan teknologi informasi yang dibutuhkan perseroan, “Sebagai suatu perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan retail, dukungan teknologi informasi yang baik akan membantu perseroan untuk memperoleh informasi yng lebih cepat untuk menganalisa dan mengambil keputusan bisnis," ujarnya.

Akuisisi Inovidea

Sebelumnya, perseroan mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar Rp 1,2 triliun dari Bank Central Asia, memicu aksi korporasi PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) berjalan mulus. Salah satunya, perseroan telah melakukan transaksi pembelian 30% saham PT Inovidea Magna Global dengan nilai transaksi mencapai Rp750 juta.

Akuisisi 750 lembar saham tersebut dilakukan perseroan dengan membeli saham Indovidea yang dimiliki oleh Kingsville Union Ltd. Inovidea adalah perusahaan terbatas yang berdomisili di Jakarta Utara. Perusahaan ini bergerak dalam bidang content provider. Disebutkan, tujuan masuknya perseroan sebagai pemegang saham Inovidea adalah sesuai dengan rencana untuk melakukan pengembangan usaha dalam bidang content provider.

Maka dengan akuisisi tersebut, susunan kepemilikan saham Inovidea adalah Kingsville Union mencapai 69%, Cun Cun Kizana (personal) sebesar satu persen dan Erajaya mencapai 30%. Sebelumnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menaikkan plafon fasilitas kredit untuk PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) beserta anak-anak usahanya. Alhasil, plafon kredit tersebut menjadi Rp1,2 triliun.

Fasilitas kredit dari BCA tersebut akan diberikan secara joint borrowing. Di mana perseroan, atau anak usaha perseroan dapat melakukan penarikan atas pinjaman. Di mana empat anak usaha perseroan tersebut adalah PT Sinar Eka Selaras, PT Erafone Artha Retilindo, PT Data Citra Mandiri, dan PT Teletama Artha Mandiri. (bani)

BERITA TERKAIT

Pasca Akuisisi Pertagas - PGAS Targetkan Bangun 10 Ribu KM Pipa Gas

NERACA Jakarta – Setelah sukses mengakuisisi 51% saham PT Pertamina Gas atau Pertagas, PT Perusahaan Gas Negara/PGN Tbk (PGAS) telah…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…

Agresif Investasi di Sektor Energi - Tahun Ini, WIKA Targetkan Laba Rp 3,01 Triliun

NERACA Jakarta – Seiring pertumbuhan target kontrak baru di tahun 2019, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) juga menargetkan pertumbuhan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…