“UMR Jangan di Bawah Gaji PNS” - MS Hidayat, Menteri Perindustrian

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan upah minimum regional untuk buruh tidak boleh di bawah gaji terendah pegawai negeri sipil. "Gaji PNS saja minimum Rp2 juta per bulan," kata Hidayat ketika ditanya tentang kebijakan upah dan keberatan pengusaha terhadap kenaikan UMR usai menghadiri dialog bisnis Indonesia - Uni Eropa (UE) di Nusa Dua, Bali, Kamis.

Ia menegaskan gaji minimum sektor swasta tidak boleh lebih rendah dari PNS. "Itu kebijakan dasarnya," kata Hidayat.

Ia mengimbau para pengusaha di Indonesia memiliki keinginan baik untuk menaikkan upah minimum buruh. Menurut dia, jangan sampai gaji minumum PNS lebih tinggi dari gaji minimum pekerja di sektor swasta.

Hidayat juga menegaskan bahwa kenaikan UMR menjadi sekitar Rp2 juta/bulan tidak akan mengurangi daya saing Indonesia dalam menarik investasi, khususnya di sektor padat karya. "Saya mengerti cara menghitungnya dan saya tentu menghitung UMR dengan mempertimbangkan daya saing tidak sampai jatuh," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengimbau Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) tidak mengeluarkan pernyataan tentang penghentian produksi sejumlah perusahaan karena berdampak negatif bagi industri dan iklim investasi di dalam negeri. "Saya akan membuat kekhawatiran Apindo itu tidak terjadi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat yang ditemui di tempat yang sama mengatakan hampir semua buruh perusahaan tekstil dan produk tekstil (TPT) skala menengah dan besar sudah memiliki gaji minimum di atas Rp2 juta/bulan. "Take home pay mereka sudah di atas Rp2 juta/bulan, kecuali untuk mereka yang bekerja di perusahaan skala UKM," ujar Ade.

Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Wijarnako yang ditemui usai dialog Indonesia-UE itu mengakui saat ini upah minimum tertinggi buruh sepatu sekitar Rp1,7 juta sampai Rp1,8 juta/bulan. "Tapi kami mengarah ke sana (Rp2 juta/bulan)," ujarnya.

BERITA TERKAIT

Menteri Kelautan dan Perikanan - Ancaman Terhadap Laut Masih Tinggi

Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan Ancaman Terhadap Laut Masih Tinggi Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan…

Menteri LHK: Saham Freeport Dikuasai Indonesia, Lingkungan Makin Terjaga

Menteri LHK: Saham Freeport Dikuasai Indonesia, Lingkungan Makin Terjaga NERACA Jakarta - Pemerintah melalui PT Inalum (Persero) resmi memiliki 51…

Jangan Ada Lagi Duka di Lautan

Kecelakaan beruntun tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, pada 18 Juni, yang membawa penumpang sekitar 180-an…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Kejaksaan Agung Amankan 130 Buronan

Kejaksaan Agung Amankan 130 Buronan NERACA Jakarta - Kejaksaan Agung melalui Program Tangkap Buronan (Tabur) 31.1 dari Januari sampai dengan…

MA Ajak Media Wujudkan Badan Peradilan Agung

MA Ajak Media Wujudkan Badan Peradilan Agung  NERACA Bogor - Mahkamah Agung (MA) terus berupaya mewujudkan badan peradilan Indonesia yang…

BPOM : Susu Kental Manis Aman Dikonsumsi

BPOM : Susu Kental Manis Aman Dikonsumsi NERACA Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan Susu Kental Manis…