Penjualan APLN Tumbuh Rp 704 Miliar Dalam Sebulan

Kinerja PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) semakin melesat. Tercatat dalam satu bulan, marketing sales perseroan bertambah Rp 704 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (8/11).

Sebagai informasi, perusahaan properti ternama ini mencatat marketing sales Rp 4,95 triliun, naik Rp 704 miliar dari raihan bulan sebelumnya Rp 4,246 triliun. Hasil yang diperoleh hingga Oktober pun sudah mencerminkan 99% dari target yang ditetapkan awal 2012, Rp 5 triliun.

Kontribusi paling terlihat tercatat pada proyek super blok The Green Bay. Ekspansi proyek APLN sudah terasa sejak beberapa tahun lalu. Perusahaan selalu saja memperkenalkan proyek baru, yang didominasi oleh kawasan terpadu apartemen, pusat belanja dan perkantoran di pusat kota, seperti Jakarta.

Hal ini makin dikuatkan dengan hasil riset Colliers Internasional yang menyebut, Agung Podomoro menjadi grup properti yang paling aktif membangun apartemen. Porsi Agung Podomoro mencapai 29% dari total pembangunan apartemen di 2012.

Asal tahu saja, Agung Podomoro berada di posisi puncak. Peringkat kedua dan ketiga ditempati oleh Bakrieland Development dan Intiland masing-masing mengambil porsi 8%.

APLN melalui unit usahanya PT Pesona Gerbang Karawang, pada 3 November lalu telah meluncurkan klaster Senopati. Senopati merupakan klaster pertama dari tahap kedua proyek Grand Taruma.

Senopati menawarkan 72 unit rumah tapak, 57 unit atau 80% telah terjual selama acara berlangsung. Perseroan kini tengah sedang mempertimbangkan penunjukan operator hotel internasional baru untuk proyek resort di Nusa Dua, Bali. Proyek ini diharapkan mulai beroperasi pada triwulan IV-2013. (bani)

BERITA TERKAIT

Rights Issue, NIPS Lepas 4,088 Miliar Saham

Emiten produsen aki kendaraan, PT Nipress Tbk (NIPS) bakal mengelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada tanggal 14…

Nilai Transaksi Pameran Koperasi Lebak Rp3,4 Miliar

Nilai Transaksi Pameran Koperasi Lebak Rp3,4 Miliar NERACA Lebak - Nilai transaksi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dalam pameran…

Tirta Mahakam Resources Rugi Rp 55,82 Miliar

Di kuartal tiga 2018, PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) membukukan rapot merah. Dimana perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan tercatat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Pasar Modal di Kalsel Capai 22,26%

Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, M Nurdin Subandi mengatakan, jumlah investor pasar modal di Kalimantan Selatan…

BEI Catatkan Rekor Baru Emiten Terbanyak

NERACA Jakarta – Tahun 2018 menjadi catatan sejarah bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya, sepanjang tahun ini ada 50…

Pendapatan Toba Bara Tumbuh 43,95%

Di kuartal tiga 2018, PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) membukukan pendapatan sebesar US$ 304,10 juta, naik 43,95% dari periode…