Pesta Waralaba Produk Kreatif

Inilah saat yang tepat bagi yang ingin menjadi pengusaha baru, maupun yang ingin mencari kerja. Untuk kali kedua, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)-KUMKM akan menggelar Pameran Bursa Kerjdita dan Franchise Expo 2012. Tempatnya di Small and Medium Entrepreneur (SME) Tower, di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, selama empat hari, pada 12-15 Desember 2012.

Pameran tersebut selain untuk menggelar berbagai jenis produk waralaba unggulan dari seluruh penjuru Nusantara, juga untuk menjaring ribuan tenaga kerja dari para pembeli hak waralaba (franchise) selama pameran diadakan. Yang ingin membuka usaaha dengan membeli hak waralaba, pihak LPDB telah menyiapkan dana bergulir untuk modal. Tentu saja mereka akan disalurkan melalui koperasi. Jika belum menjadi anggota koperasi, mereka akan disalurkan ke koperasi yang ditunjuk.

"Kami berharap pameran ini akan membuka kesempatan yang luas bagi para pencari kerja di Indonesia sekaligus menjadi peluang emas bagi para pelaku usaha waralaba (franchise) di Indonesia untuk menunjukkan eksistensi usahanya," kata Direktur Utama LPDB-KUMKM, Kemas Danial.

Tema pameran yang diusung tahun ini adalah "Melalui Penciptaan Lapangan Pekerjaan, Kita Tumbuhkan Perekonomian Bangsa" . Menurut dia, acara itu akan menjadi wujud peran serta pemerintah dalam membuka peluang kerja dan menumbuhkembangkan usaha waralaba di Indonesia.

"Kegiatan selama empat hari ini didukung oleh Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, BUMN/BUMD, Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Aprindo, Kadin, IWAPI, GAPMMI, lembaga pembina, dan instansi terkait lainnya," katanya. Rencananya akan ada 170 stand terdiri dari 120 stand untuk franchise/business opportunity (BO) dan 50 stand untuk perusahaan BUMN/BUMD, perbankan, dan perusahaan jasa lain yang sedang membutuhkan tenaga kerja.

Pada kesempatan itu, LPDB akan menggelar klinik informasi LPDB-KUMKM, klinik informasi franchise, business meeting, demo produk dan peluncuran produk, talkshow atau kisah sukses, pagelaran seni dan musik, serta lomba stan terbaik. Peserta pameran juga beragam dari berbagai usaha franchise mulai dari usaha bidang makanan, minuman, lembaga pendidikan, jasa transportasi dan penyewaan kendaraan, jasa laundry, garmen dan fesyen, minimarket, hingga retail modern.

Kemas menargetkan pameran akan dikunjungi masyarakat dari berbagai kalangan mulai dari siswa sekolah kejuruan, mahasiswa, pencari kerja, BUMN/BUMD, anggota asosiasi terkait, anggota dan pengurus koperasi, kalangan wirausahawan potensial, instansi pemerintah dan swasta, hingga pengamat. "Kami berharap pameran ini bisa menjadi salah satu alternatif dalam menciptakan lapangan usaha dan penyerapan tenaga kerja di Indonesia," demikian Kemas Danial . (saksono)

BERITA TERKAIT

Pebisnis Muda Pertanian Perlu Kreatif dan Inovatif

NERACA Jakarta – Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Momon Rusmono mengatakan wirausahawan muda…

Taiwan Pamerkan Produk Unggulannya di Zumba Fest 2019

    NERACA   Jakarta - Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) dibawah pengawasan Bureau of Foreign Trade (BOFT) of…

Pesta Demokrasi Aman dan Damai

Sedikitnya 195 juta warga telah melaksanakan kewajibannya memilih sekitar 245 ribu caleg dari seluruh tingkatan dan dua pasangan calon presiden…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…