Project Multi-Dimensi Perpustakaan Keliling - Program WOW Bandung

WOW (Words on Wheels) Bandung, project yang dijalin atas kemitraan antar negara untuk berbagi keahlian, pengetahuan dan sumber daya, membuka akses siswa-siswa di Bandung terhadap pengetahuan yang berguna dan keterampilan yang berharga.

Saat ini, minat baca masyarakat Indonesia masih sangatlah rendah, orang lebih memilih menonton televisi daripada membaca. Badan Pusat Stastistik (BPS) mencatat, masyarakat Indonesia lebih memilih nonton televisi (89,5 %) dan / atau mendengarkan radio (40,3 %) ketimbang membaca Koran (23,5%). Hal ini sungguh memprihatinkan.

Padahal, membaca merupakan jabatan ilmu dan urat nadi kehidupan yang dapat menjadikan bangsa lebih terhormat. Dengan membaca pengetahuan dan wawasan semakin luas. Jika budaya membaca menyebar bagaikan virus endemik di masyarakat, tentu penghargaan terhadap ilmu pun menjadi meningkat.Disamping kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingya pengetahuan, salah satu penyebab kuarangnya minat membaca masyarakat adalah kurangnya fasilitas perpustakaan.

Menurut Susan Burns dalam bukunya Starting Out Right (1998) minat baca merupakan sesuatu yang kompleks yang melibatkan ketrampilan membaca sekaligus lingkungan yang melingkupinya. Fasilitas merupakan salah satu faktor untuk membentuk masyarakat gemar membaca. Dengan membangun fasilitas yang memadai sebagai sarana untuk membaca, maka masyarakat baca dapat terbentuk.

Perlu dicermati, seluruh pengakses internet di Indonesia didominasi oleh pengguna remaja. Peluang ini bisa dimanfaatkan untuk membangun sebuah komunitas masyarakat baca, dimana masyarakat dapat memperoleh informasi,buku bacaan, atau yang lainnya secara gratis.

Peluang yang sangat efektif ini lantas tidak disia-siakan oleh Singapore International Foundation (SIF). Sebuah project multi-dimensi berjangka tiga tahun yang berbasis perpustakan berjalan, Words on Wheels (WOW) pun dicanangkan demi mengembangkan budaya belajar kepada ank-anak di Bandung, dimana mereka akan mendapatkan pengalaman baru untuk belajar dengan tersedianya buku-buku, internet, dan juga disertai berbagai macam kegiatan pendidikan dan pertukaran antar budaya-budaya lain. Perpustakaan keliling ini dilengkapi dengan koleksi lebih dari 1.000 buku bahasa Ingris dan Indonesia, serta akses jaringan internet dan fasilitas multimedia.

Sebulan sekali, Singapore International Voulenteers (SIVs) atau relawan Internasional Singapura ikut berkeliling bersama perpustakaan berjalan dengan mengadakan kegiatan dan aktivitas pendidikan untuk membimbing para siswa dalam berbagai jenis pengalaman belajar, diluar apa yang telah ereka pelajari dari buku yang mereka baca di sekolah.

Mulai dari berbagai macam cerita-cerita interaktif hingga pelatihan-pelatihan keterampilan seperti pemahaman anatar budaya, pemahaman lingkungan hidup serta prakteknya, dan juga membuat presentasi yang efektif. Semua pelatihan dan aktivitas ini akan memberi mereka pengetahuan dan informasi baru, serta kreativitas di luar kurikulum sekolah yang juga memberdayakan mereka untuk menciptakan peluang dan kualitas kehidupan yang lebih baik.

Dalam 3 tahun kedepan, WOW Bandung akan mengunjungi 15 sekolah di Bandung dengan sistem rotasi harian selama hari kerja. Kunjungan sekolah-sekolah ini akan menjangkau lebih dari 4 ribu siswa yang berasal dari latar belakang ekonomi sosial yang berbeda-beda dan juga memiliki tingkat pengalaman dan akses yang bervariasi dalam segi membaca dan materi pendidikan. Kunjungan kesekolah ini akan dilakukan oleh staf Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (BAPUSIPDA) dan didukung oleh SIVs.

BERITA TERKAIT

Pemerintah Indonesia Vs Freeport - Oleh : Edy Mulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Negosiasi pemerintah Indonesia dengan Freeport masih terus berjalan sangat alot. Dalam hal ini pemerintah harus kuat dan jangan mengalah dengan…

Lagi, Bapenda Provinsi Jabar Luncurkan Program Bebas Denda dan BBNKB

Lagi, Bapenda Provinsi Jabar Luncurkan Program Bebas Denda dan BBNKB NERACA Sukabumi - Program bebas denda dan bebas biaya Bea…

KPK Ingatkan Pemkab Dukung Program Pencegahan Korupsi

KPK Ingatkan Pemkab Dukung Program Pencegahan Korupsi NERACA Biak - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Pemkab Biak Numfor untuk mendukung…

BERITA LAINNYA DI CSR

Lippo Cikarang Berikan Pengobatan Gratis Warga Desa Jayamukti

Bantu Warga Desa Jayamukti   Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Lippo Cikarang…

Dukung Penguatan Pendidikan Karakter - Trakindo Siap Wujudkan Sinergi Tripusat Pendidikan

Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi mendorong hadirnya era baru yaitu revolusi industri 4.0. Berbagai langkah pun dihadirkan pemerintah guna menghadapi…

Bangun Kemandirian Para Mama di Pulau Solor - Samsung Bantu Kembangkan Pengrajin Anyaman Lontar

Menjaga kearifal lokal dalam pengembangan wirausaha kerajinan pohon lontar bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong PT Samsung Electronics Indonesia…