Perkembangan Industri Katering

Industri makanan adalah industri yang paling prospektif, baik di indonesia maupun di seluruh penjuru dunia. Pesatnya perkembangan industri tersebut, belakangan terus menggairahkan minat pengusaha untuk menggarapnya.

Bukan hanya restoran dan kafe yang banyak muncul, tetapi bisnis rumahan seperti bisnis katering tak kalah hebat pertumbuhannya. Ya, saat ini banyak bermunculan usaha catering rumahan yang membuat persaingan kian ketat.

Biasanya, bisnis ini dilirik karena perpaduan hobi sekaligus memperoleh keuntungan, apalagi bagi kaum hawa bisnis ini akan sangat menarik, karena biasanya wanita lebih concern pada urusan yang satu ini.

Nah, karena hobi justru membuat akses ke bisnis ini lebih mudah. Sekalipun tidak memiliki keahlian memasak, cukupmencari koki atau juru masak yang andal. Selain itu, membuka bisnis katering tidak perlu modal yang besar, modal pertama cukup memanfaatkan dapur yang telah ada.

Namun jangan salah, meski simpel, dalam menjalankan bisnis ini, juga harus didukung pengetahuan yang cukup. Baik dari segi makanan ataupun pemasaran. Kalau tidak, jangan harap usaha Anda akan sukses.

Di Indonesia sendiri perkembangan bisnis katering sudah sudah begitu pesat, kini sudah banyak perusahaan katering terletak di berbagai daerah. Dalam perkembangannya yang cukup signifikan ini, beberapa usaha catering memberikan pelyanan satu atap. Maklum, bisnis ini selalu berhubungan dengan banyak hal.

Misalnya, saja dalam sebuah pesta pernikahan, selain membutuhkan makanan pasti membutuhkan hal lainnya seperti tenda dan kursi untuk para tamu. Nah, ini yang kini mulai dilirik para pengusaha catering. Selai menyediakan menu makanan mereka juga berupaya menyertai pelyanan untuk memudahkan konsumennya.

Seperti sebuah katering di kawasan Jakarta Selatan, mereka tak hanya menyediakan menu makan saja, tetapi juga menyediakan penyewaan tenda serta kursi untuk para tamu. Kontan, hal itu akan sangat membantu para konsumen.

“Kita terkadang kan ingin cari yang simpel, kalau bisa dikerjakan oleh satu pihak kenapa cari-cari yang lain lagi. Makanya, kita mencari pelayanan catering yang telah disertai penyewaan tenda, kursi serta rias pengantin,” ujar Ibu yana yang akan melangsungkan pernikahan anaknya beberapa minggu lagi.

Apalagi, bagi sebagian masyarakat, tenda itu mencerminkan kepribadian si empunya hajat. Kalau tendanya bagus pastinya pesta yang berlangsung juga bagus. Makanya, tak heran kalau orang-orang berlomba menyewa tenda yang bagus.

Sebetulnya, bisnis sewa tenda, meja dan kursi lipat, serta peralatan pesta pernikahan mulai marak pada awal 1990-an, dan hasilnya cukup menjanjikan. Karena seperti biasa, setiap kali ada hajatan pernikahan atau khitanan, orang mencari penyewaan tenda dan alat-alat pesta.

Apalagi menjelang musim penghujan, hampir setiap akhir pekan dan minggu, selalu ada acara pesta perkawinan. Dan pesta itu pastinya membutuhkan jasa sewa kursi, meja, bunga atau peralatan eksterior untuk pesta pernikahan. Nah, kenyataan inilah yang ingin dimanfaatkan oleh para pengusaha, kini mereka memberikan pelayanan yang memudahkan untukpara konsumennya.

Dan biasanya, bagi pengusaha katering skala kecil, mereka bekerjasama dengan perusahaan penyedia layanan penyewaan alat-alat pesta. Dan perajin-perajin kreatif untuk mendekorasi pelaminan.

Sementara itu, beberapa usaha katering yang sudah besar banyak yang telah menyertai paket-paket perkawinan dengan tenda dan dekorasi pelaminan. Dan ini semakin menjadi perhatian konsmennya, karena tidak perlu merepotkan mereka.

Bagi pengusaha, tentu saja pendapatan usaha akan semakin besar seiring banyaknya pelayanan yang diberikan. Untuk itu, yang ingin membuka usaha jenis ini jangan pernah ragu karena meski persaingan cukup ketat, tetapi peluangnya masih terbuka lebar.

BERITA TERKAIT

Indonesia Industrial Summit 2019 - Sektor Manufaktur RI Dipandang Siap Menerapkan Industri 4.0

NERACA Jakarta – Making Indonesia 4.0 merupakan sebuah peta jalan yang diterapkan untuk mencapai tujuan Indonesia menjadi negara 10 besar…

Pemprov Banten Dukung Pengembangan Kawasan Industri Halal

Pemprov Banten Dukung Pengembangan Kawasan Industri Halal NERACA Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung langkah Badan Penyelenggara Jaminan Produk…

SPH dan Kadin Sinergi Dorong Percepatan Industri 4.0

NERACA Jakarta  - Salah satu agenda nasional yang tengah didorong pemerintah yakni “membentuk Indonesia 4.0.” Presiden Joko Widodo dalam Indonesia…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…