Pefindo Beri Peringkat AA- Untuk Bank Jabar Banten

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat idAA- untuk PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR). Prospek untuk peringkat perusahaan adalah stabil.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (6/11). Pefindo juga menegaskan kembali peringkat idAA- untuk obligasi perusahaan VI/2009 dan obligasi VII/2011.

Peringkat ini mencerminkan posisi perusahaan yang kuat dalam industri pebankan, pasar yang captive di Jawa Barat dan Banten, dan permodalan yang sangat baik. "Namun peringkat tersebut dibatasi oleh konsentrasi dalam portofolio pendanaan dan persaingan ketat di wilayah tersebut," ujar Analis Pefindo Dyah Puspita.

Per 30 September 2012, perusahaan dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan se-Jawa Barat sebesar 61,87%, pemerintah provinsi Banten dan Kota/Kabupaten sebesar 13,13%, dan publik sebesar 25%. (bani)

BERITA TERKAIT

Manfaat Fintech untuk Petani di Pedalaman

  Oleh: Archie Flora Anisa, GenBI Universitas Indonesia Hobat bin Luncat, seorang ketua adat dayak di desa Riam Durian, kecamatan…

Dampak Suku Bunga Tinggi - Pefindo Taksir Nilai Obligasi Rp 138,1 Triliun

NERACA Jakarta - PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan total nilai penerbitan obligasi sepanjang tahun 2018 hanya Rp138,1 triliun. Nilai…

Menyatukan Asa untuk Mewujudkan Swasembada Pangan

Oleh: Sumarwoto Indonesia pada tahun 1984 pernah menorehkan sejarah dengan terwujudnya swasembada pangan karena produksi beras kala itu mencapai kisaran…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…