Bank Mega Raih Peringkat A Dari Fitch Ratings

PT Bank Mega Tbk meraih peringkat A dari Fitch Ratings untuk jangka panjang dengan prospek stabil. Pada saat yang sama Fitch juga menegaskan peringkat subordinasi Bank Mega di ‘BBB(idn)’. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Analis Utama Fitch Rating, Stefanus Yuniardhi mengatakan, hutang subdordinasi tersebut diperingkat tiga notches di bawah peringkat nasional jangka panjang Bank Mega, yang mencerminkan status subordinasi dan mekanisme going-concern loss-absorption, satu notch untuk loss severity dan dua notch untuk non-performance risk. “Peringkat-peringkat tersebut mencerminkan kelemahan bank antara lain ukuran waralaba yang kecil, profil pendanaan yang terkonsentrasi dan melemahnya kualitas aset,”katanya.

Namun, lanjutnya, hal-hal tersebut diimbangi dengan kenaikan profitabilitas dan permodalan yang memadai. Pesatnya ekspansi bank terhadap pinjaman small medium enterprise (SME) akan dapat menyebabkan penurunan profitabilitas yang terkait dengan resiko dan/atau pelemahan kualitas aset lebih lanjut, dan ini dapat mendorong Fitch untuk merevisi Prospek Bank Mega menjadi Negatif dari Stabil atau menurunkan peringkatnya.

Menurutnya, potensi untuk prospek positif dan kenaikan peringkat terbatas, mengingat waralaba yang masih kecil dibandingkan dengan pesaingnya yaitu bank lokal dengan peringkat yang lebih tinggi dan juga lemahnya kualitas aset.

Dia menambahkan, rasio pinjaman bermasalah naik menjadi 1,4% pada akhir-Juni2012 disebabkan strategi bank untuk ekspansi ke segmen SME yang memiliki resiko lebih tinggi, walaupun masih lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata industri sebesar 2,2%. (bani)

BERITA TERKAIT

Membangun Indonesia dari Perbatasan Hingga Daerah Terpencil

    Oleh: Mariam Saroon, Pemerhati Sosial Ekonomi Selama Jokowi memimpin bangsa ini, sadar atau tidak banyak sekali pencapaian yang…

Bank Kalteng Tingkatkan Kredit Produktif

    NERACA   Kalteng - PT Bank Kalimantan Tengah meningkatkan penyaluran kredit produktif untuk memacu kinerja perekonomian daerah sesuai…

Fitch Rating Nilai Kas Operasional Negatif - Penurunan Peringkat LPKR

NERACA Jakarta – Sempat dituding karena keputusan menurunkan peringkat PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tidak berdasar, membuat lembaga pemeringkat internasional…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy)…

BEI Suspensi Saham Trancoal Pacific

Mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dihentikan sementara atau disuspensi oleh PT…

Hotel Mandarine Bakal Gelar Rights Issue

Perkuat modal dalam rangka mendanai ekspansi bisnisnya, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) berniat menerbitkan saham dengan hak memesan efek…