Pacu Kinerja, Kalbe Farma Siapkan Capex Rp 800 Miliar

NERACA

Jakarta-PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memproyeksikan akan mengalokasikan dana sekitar Rp700 miliar- Rp800 miliar untuk anggaran belanja modal pada tahun 2013. Angka tersebut tidak mengalami kenaikan disbanding tahun sebelumnya.

Direktur PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius mengatakan, belanja modal sekitar Rp700 miliar-Rp800 miliar pada 2013 adalah sama dengan tahun ini, “Nantinya belanja modal akan digunakan untuk bangun pabrik farmasi dan riset teknologi informasi,”katanya di Jakarta, kemarin.

Hingga September 2012, perseroan mengalami peningkatan laba bersih sebesar 16,7% atau menjadi Rp1,24 triliun dari periode sama pada tahun sebelumnya Rp1,06 triliun. Kenaikan laba bersih tersebut seiring dengan terjadinya kenaikan penjualan sebesar 26% atau menjadi Rp9,69 triliun dari periode sama pada tahun sebelumnya Rp7,69 triliun.

Selain perseroan juga mencatatkan peningkatan yang terjadi pada pendapatan dan penjualan, perseroan juga memperoleh peningkatan laba sebelum beban pajak penghasilan sebesar 15,5% atau menjadi Rp1,65 triliun dari Rp1,43 triliun pada tahun sebelumnya. Marjin laba sebelum beban pajak penghasilan pada 2012 tercatat sebesar 17,1% atau lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Target 2012

Emiten produsen obat ini menargetkan pertumbuhan kinerja perseroan sebesar 16%-20% pada tahun 2012. Sebelumnya perseroan hanya menargetkan pertumbuhan 10%-15%. Menurut Vidjongtius, dengan target pertumbuhan tersebut, perseroan menargetkan penjualan mencapai sekitar Rp 13 triliun pada 2012.

Selain target penjualan yang diproyeksikan sebesar Rp 13 triliun tersebut, perseroan juga menargetkan pertumbuhan laba sebesar 16%-20%. “Kalau penjualan double digit, laba diharapkan double digit 10%-15%. Namun kami optimis menaikkan harapan laba bersih menjadi 16%-20% pada 2012 karena melihat kinerja semester pertama 2012,” jelasnya.

Untuk menopang kinerja perseroan dan meningkatkan layanan kepada pelanggan pada semester pertama 2012, perseroan meluncurkan “Kalbe Family Rewards Card”. Pihaknya menilai, melalui program tersebut, hubungan perusahaan dan pelanggan akan semakin erat, dan layanan itu juga memberi nilai tambah bagi konsumen dalam menikmati produk dari perusahaan.

Head of Customer Relationship Management PT Kalbe Farma Andreas S. Santoso sebelumnya menyebutkan, pemegang Kalbe Family Rewards Card dapat menikmati potongan harga dan program promosi lainnya yang ditawarkan oleh lebih dari 100 “merchant” rekanan perseroan. “Cukup dengan menunjukkan kartu saat bertransaksi di “merchant” yang berpartisipasi, konsumen akan mendapatkan manfaat lebih yang bisa dinikmati bersama keluarga tercinta,” jelasnya.

Selain Kalbe Family Rewards Card, layanan lain yang telah diluncurkan adalah Kalbe e-store, Kalbe Home Delivery dan Kalbe Customer Care. (lia)

BERITA TERKAIT

Genjot Kapasitas Produksi - Cahayaputra Keramik Siapkan Modal Rp 150 Miliar

NERACA Jakarta – Pasca suksesnya penyelenggaran pemilihan umum (pemilu) tahun ini yang berjalan damai dan aman, diyakini akan mendongkrak pasar…

Sektor Riil - Investasi Meningkat, Pemerintah Siapkan SDM Industri Kompeten

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berperan aktif menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten untuk memenuhi kebutuhan dunia industri.…

Tunda Pemberlakuan NJOP di Bawah Rp 1 Miliar

Rencana Gubernur DKI Anies Baswedan akan memberlakukan kembali aturan PBB untuk NJOP di bawah Rp 1 Miliar hendaknya dipertimbangkan dulu.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rugi Mustika Ratu Membengkak 71,21%

Performance kinerja keuangan PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) belum membuahkan hasil. Pasalnya, perseroan masih membukukan rugi yang dapat diatribusikan kepada…

Pefindo Sematkan Rating A- Adhi Karya

Melesatnya pencapaian kinerja keuangan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) belum membawa pengaruhi positif terhadap rating perseroan. Sebaliknya, PT Pemeringkat…

Acset Bukukan Rugi Bersih Rp 90,69 Miliar

NERACA Jakarta - PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mencatatkan rugi bersih di kuartal pertama 2018 sebesar Rp90,69 miliar, berbalik dibandingkan…