Bangun Pabrik Amoniak, Surya Essa Ngutang US$ 500 Juta

Anak usaha PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT Panca Amara Utama (PAU) mendapatkan persertujuan pinjaman dari International Finance Corporation (IFC) anggota dari grup World Bank.

Corporate Secretary & Head of Investor Relations ESSA Kanishk Laroya mengatakan, dalam surat tersebut, IFC mengajukan pemberian pinjaman senilai US$ 500 juta untuk membiayai proyek pabrik amoniak milik PAU senilai US$750 juta di Sulawesi Tengah, “Berdasarkan ketentuan dalam surat mandat, IFC akan mempertimbangkan pemberian dana pinjaman hingga US$ 100 juta, memfasilitasi pinjaman sindikasi dari kreditur paralel sebesar US$ 400 juta dan pemberian ekuitas hingga US$ 25 juta," katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (5/11).

Komitmen IFC untuk mengatur pinjaman dan ekuitas akan memperhitungkan tingkat kepuasan teknis, keuangan, penilaian lingkungan, serta penilaian sosial dan hukum, sebagai dasar untuk memperoleh persetujuan dari bagian kredit dan manajemen. "Perusahaan berharap proses pendanaan (financial close) untuk PAU dapat diselesaikan per Maret 2013," jelas dia. (bani)

BERITA TERKAIT

Penggunaan Panel Surya Di Atap Bakal Diatur

  NERACA   Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan peraturan mengenai panel surya pemasangan…

Pabrik Feronikel Antam Rampung Akhir Tahun - Strategi Hilirisasi

NERACA Jakarta – Komitmen PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjalankan strategi hilirisasi terus dilakukan dengan pembangunan pabrik Feronikel Haltim dengan…

Pertamina-Rosneft Akan Bangun Kilang Minyak di Tuban

NERACA Jakarta – PT Pertamina (Persero) bersama perusahaan energi Rusia, Rosneft Oil Company akan membangun sekaligus mengoperasikan kilang minyak yang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…