Bangun Empat Pabrik, Astra Agro Investasikan US$ 75 Juta

Perusahaan perkebunan, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) pada semester I-2013 siap mengoperasikan empat pabrik baru pengolahan minyak sawit mentah (CPO) yang berada di wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Direktur Utama AALI, Santosa di sela acara Workshop Wartawan Pasar Modal di Bandung, Jumat, mengatakan, keempat pabrik ini telah menghabiskan dana investasi sebesar US$ 75 juta atau sekitar Rp712 miliar, “Dua pabrik itu berada di wilayah Kalimantan Timur, satu pabrik di Kalimantan Selatan dan satu pabrik lagi di Sulawesi Tenggara," katanya di Bandung, kemarin.

Dia menambahkan adanya penambahan pabrik tersebut akan menambah kapasitas produksi minyak sawit mentah perseroan menjadi 1.200 ton per jam. Hingga saat ini kapasitas produksi perseroan masih di level 1.050 ton per jam.

Selain itu, perseroan juga mencatatkan laba periode berjalan kuartal III-2012 senilai Rp1,74 triliun atau turun 9,84% dibandingkan periode yang sama sebesar Rp1,93 triliun. Penurunan laba ini dipicu tingginya beban pokok pendapatan senilai Rp5,54 triliun, dibandingkan periode yang sama 2011 sebesar Rp4,90 triliun. Meski mengalami penurunan laba, pendapatan bersih AALI menanjak dari Rp7,93 triliun pada kuartal III-2011 menjadi Rp8,57 triliun pada akhir September 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Bangun Pabrik di Kalimantan - Waskita Beton Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta –Danai pengembangan bisnis, yakni membangun pabrik di daerah Kalimantan,PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melakukan periode penawaran awal…

Menteri Dalam Negeri - Disiplin Adalah Kunci Bangun Etos Kerja

Tjahjo Kumolo Menteri Dalam Negeri Disiplin Adalah Kunci Bangun Etos Kerja  Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menekankan kedisiplinan…

PLIN Lepas 512,20 Juta Saham Tresuri

PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) akan menjual saham tresuri yang telah digenggam sejak 2016-2017. PLIN akan mengalihkan saham tresuri…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

Kerugian Steady Safe Susut Hingga 54%

Meskipun masih mencatatkan rugi di kuartal pertama 2019, PT Steady Safe Tbk (SAFE) mengklaim rugi bersih yang dibukukan senilai Rp1,809…

Volume Penjualan SMCB Masih Terkoreksi

Lesunya pasar semen dalam negeri dirasakan betul oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Perusahaan yang dulunya PT Holcim Indonesia…