Tahun Depan, Total Targetkan Pendapatan Rp 2,1 Triliun

NERACA

Jakarta – Keyakinan hingga akhir target target kontrak baru bakal tercapai, perusahaan konstruksi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) makin agresif mematok target pendapatan tahun depan.

Sekretaris Perusahaan PT Total Bangun Persada Tbk Elvina Apandi mengatakan, perseroan menargetkan pendapatan sekitar Rp2,1 triliun dan laba bersih sekitar Rp210 miliar pada 2013, “Perseroan menargetkan pendapatan sekitar Rp2,1 triliun dan laba bersih sekitar Rp210 miliar pada 2013. Perseroan akan menganggarkan belanja modal sekitar Rp20 miliar pada 2013 yang digunakan untuk peralatan proyek dan sofware IT,”katanya di Jakarta kemarin.

Selain, dia juga menuturkan, pihaknya mengharapkan dapat mengerjakan kontrak baru sekitar Rp2,1 triliun pada 2012 dengan scope of work sekitar Rp3,5 triliun Dengan kontrak baru diharapkan dapat mendukung target kinerja perseroan pada 2013.

Sebelumnya perseroan menargetkan laba bersih sekitar Rp175 miliar dan pendapatan sekitar Rp1,9 triliun pada 2012. Hingga Oktober 2012, perseroan telah mencatatkan kontrak baru senilai Rp2,1 triliun. Pencapaian kontrak baru tersebut telah melebihi dari target awal "Kami optimis target kinerja tersebut akan tercapai," ujar Elvina.

Sebagai informasi, perseroan telah mencatatkan laba tahun berjalan naik 68,35% menjadi Rp139,90 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp83,10 miliar. Pendapatan usaha perseroan naik menjadi Rp1,36 triliun hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp1,10 triliun.

Beban pokok pendapatan naik menjadi Rp1,11 triliun hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp934,14 miliar. Laba kotor perseroan naik menjadi Rp256,85 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp172,22 miliar."Penjualan condotel di Tanjung Benoa, Bali telah menyumbang pendapatan pada September 2012. Selain itu, gross marjin meningkat karena menerapkan pengelolaan waste yang baik dan peningkatan produktifitas," kata Elvina.

Berdasarkan riset PT Trimegah Securities Tbk, fundamental perusahaan masih baik dan target laba bersih 2012 akan tercapai yang didukung dari properti positif dan outlook pertumbuhan high rise building. Pihaknya mengurangi biaya konstruksi dari 85% menjadi 82% untuk penjualan pada 2012 dan 83% pada 2013. Target price saham perseroan Rp800 yang mencerminkan PE 2013 11,5x, ada potensi naik sekitar 15,9%. Tim riset PT Trimegah Securities Tbk memperkirakan PE saham perseroan mencapai 11,5x pada 2013 dibandingkan PE industri pada 2012 sekitar 12x. (bani)

BERITA TERKAIT

LMPI Targetkan Penjualan Rp 523,89 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) masih mencatatkan rugi sebesar Rp 46,39…

Pemerintah Tetapkan Penjualan SBR006 Sebesar Rp2,2 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menetapkan hasil penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR006 sebesar Rp2,2 triliun yang…

Kantungi Izin Rights Issue - Lippo Karawaci Bidik Penjualan Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyetujui aksi korporasi untuk menerbitkan rights…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Realisasi Kontrak Baru ADHI Capai 8,57%

NERACA Jakarta – Per Maret 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) merealisasikan kontrak baru senilai Rp3 triliun atau 8,57%…

Laba Bersih Sari Roti Tumbuh 123,23%

Di kuartal pertama tahun ini, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 64,85 miliar atau…

Multi Bintang Bagi Dividen Rp 1,23 Triliun

NERACA Jakarta – Meski perolehan laba sepanjang tahun 2018 kemarin tertekan, emiten minuman beralkohol PT Multi Bintang Indonesia Tbk tetap…