Wajah Fashion Indonesia di Mata Dunia - Jakarta Fashion Week 2012

Fashion tentunya telah menjadi bagian hidup banyak orang. Mengenal fashion yang sedang "trend" sangatlah penting. Dengan begitu, kita tidak akan menjadi orang yang ketinggalan gaya berbusana. Bahkan, beberapa orang mengatakan fashion merupakan cerminan kepribadian seseorang. Tak heran, jika Jakarta Fashion Week (JFW) 2012 menjadi perhelatan yang ditunggu-tunggu pecinta fashion Jakarta. Ya, perhelatan mode terbesar di Indonesia ini adalah salah satu ajang fashion show yang memamerkan dan memperkenalkan perkembangan fashion di dunia.

Jakarta Fashion Week 2012, resmi dibuka Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang biasa disapa Ahok dengan memukul bedug sebagai tanda pembukaan,Sabtu malam 3 November 2012 di Fashion Tent, Plaza Senayan. Ahok sendiri, mengaku sangat grogi saat diminta memberikan pidato. Menurutnya, fashion showseperti JFW, tidak hanya menguntungkan para desainernya saja, tetapi juga memberikan kesempatan para perajin UKM untuk tampil membawa produk mode Indonesia ke pasar mode dunia.

Banyak hal yang bisa dikembangkan melalui perhelatan fashion seperti JFW. Seperti mendorong warga Jakarta supaya lebih kreatif lagi dalam mengembangkan seni busana.Namun, pemerintah juga harus bersedia mendukung orang-orang berbakat yang bisa ditemukan melalui acara seperti ini. Jakarta Fashion Week kali ini bertema “Indonesia Today, The World Tomorrow”. Fashion show skala internasional ini turut menampilkan desainer asal Korea Selatan, Lie Sang Bong, dan desainer kenamaan tanah air, Sebastian Gunawan.Dan kabarnya, Jakarta Fashion Week 2012 diikuti sekitar 40 desainer yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI).

Turut hadir British Council Indonesia yang menampilkan UK Fashion Now sebagai bagian dari Jakarta Fashion Week yang mempertunjukkan pagelaran seni dan fashion terbaik dari Inggris untuk diperkenalkan kepada khalayak di Indonesia. UK Fashion Now ini merupakan program kerjasama jangka panjang antara Jakarta Fashion Week, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia beserta British Council untuk mengembangkan kemampuan bisnis dan keterampilan, pengembangan kebijaksanaan kultur, memberikan ekspose internasional, serta mempertunjukkan budaya, seni dan penerapan industri fashion terbaik dari UK di Indonesia.

BERITA TERKAIT

UPN VETERAN JAKARTA SIAP HADAPI INDUSTRI 4.0

Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta DR Erna Hernawati AK, CPMA, CA (ke empat dari kiri) berpose salam Bela…

LIPI: Oligarki Parpol Perburuk Kualitas Demokrasi Indonesia

LIPI: Oligarki Parpol Perburuk Kualitas Demokrasi Indonesia NERACA Jakarta - Kepala Pusat Penelitian Politik pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)…

Catatan Positif Penegakan HAM di Indonesia

  Oleh : Muhammad Ridean, Pemerhati Sosial Kemasyarakatan   Pelanggaran HAM merupakan permasalahan serius di Indonesia, beberapa kasus bahkan harus…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Ini Strategi Pariwisata Era Digital Menpar

Menpar Arief Yahya berbicara soal Paradox Marketing Strategy for Government Public Relations (GPR) Menuju Era Komunikasi 4.0 dalam acara Sinergi…

Barelang Marathon di Meriahkan Ratusan Pelari Internasional

Program sport tourism Barelang Marathon 2018 mendapat respons positif dari 253 pelari dari lima benua yang berkumpul di Batam.  Nomor…

Pelabuhan Gili Mas akan Membawa Dampak Bagi Wisata Lombok

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid yakin Terminal Gili Mas yang sedang dibangun oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III akan menjadi…