Dirut Merpati Dilaporkan ke Polisi - Dugaan Pencemaran Nama Baik

Jakarta - Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Merpati Nusantara Airlines, Sardjono Jhony melaporkan Dirut Merpati, Rudi S Poernomo ke Polda Metro Jaya, terkait dugaan pencemaran nama baik. "Saya dituduh pernah memberikan uang (gratifikasi), padahal saya tidak pernah diminta maupun memberi," kata Sardjono di Markas Polda Metro Jaya, Jumat.

Sardjono mengatakan Rudi menuduh dirinya telah memberikan uang sebesar Rp5 miliar dari Rp18 miliar yang diminta anggota DPR RI untuk pengeluaran dana Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp200 miliar.

Mantan Dirut PT Merpati pada 2010-2012 itu, menjelaskan terlapor bersama jajaran direksi Merpati membahas persoalan pencairan dana PNM yang belum turun.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : TBL/37985/XI/2012 PMJ Ditreskrimum tertanggal 2 November 2012, Sardjono mengadukan Dirut PT Merpati dengan Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik dan Pasal 311 KUHP tentang fitnah.

Menurut Sardjono, dirinya dituduh Rudi pernah menjanjikan uang sebesar Rp18 miliar saat masih menjabat Dirut PT Merpati kepada anggota DPR RI dengan pembayaran awal senilai Rp5 miliar.

Rudi diduga menyampaikan informasi tersebut pada saat rapat yang dihadiri sejumlah karyawan PT Merpati Nusantara Airlines. "Semua itu fitnah, karena saya tidak pernah menjanjikan atau memberikan uang," ujar Sardjono.

Dalam laporan tersebut, Sardjono menyerahkan barang bukti berupa rekaman dan mencantumkan empat nama orang saksi yang mendengarkan pernyataan Rudi.

Sardjono menambahkan dana PNM PT Merpati belum cair karena ada kendala yang tidak membuat rencana bisnis. Sardjono mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan terkait dengan laporan ke Polda Metro Jaya.

BERITA TERKAIT

Menteri Siti : Penanganan Global Pencemaran Laut Makin Penting - Jelang Meeting IGR-4 di Bali

Menteri Siti : Penanganan Global Pencemaran Laut Makin Penting Jelang Meeting IGR-4 di Bali NERACA Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup…

Tiga Pilar Sejahtera Resmi Tunjuk Dirut Baru - Keukeuh RUPSLB Legal

NERACA Jakarta – Seruan para direksi kepada pemegang saham bahwa rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Tiga Pilar…

Wakil Presiden RI - Polisi Perbaiki Peran Jaga "Vicious Circle"

Jusuf Kalla  Wakil Presiden RI  Polisi Perbaiki Peran Jaga "Vicious Circle" Jakarta - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla meminta Polri…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Menteri LHK - Masyarakat Indonesia Gunakan 9,8 Miliar Kantung Plastik

Siti Nurbaya Menteri LHK Masyarakat Indonesia Gunakan 9,8 Miliar Kantung Plastik  Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti…

Akademisi Tegaskan Abai Terhadap Hukum Adat "Inkonstitusional "

Akademisi Tegaskan Abai Terhadap Hukum Adat "Inkonstitusional " NERACA Jakarta - Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar, Prof Dr…

KPK Minta Keterangan Miranda Goeltom Terkait Century

KPK Minta Keterangan Miranda Goeltom Terkait Century NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta keterangan terhadap mantan Deputi Gubernur…