RAPBD 2013 Depok Tersangkut Audit BPK

Depok – Draft atau Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran (TA) 2013 tersangkut hingga terkena dampak terlambat, akibat masalah audit Badan Pemeriksa Keuangan dalam Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2009 yang hasilnya belum final.

Demikian rangkuman keterangan yang berhasil diperoleh NERACA dari keterangan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail saat menyampaikan jawabannya terhadap Nota Keuangan RAPBD TA 2013, dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD Kota Depok, baru-baru ini.

Menurutnya, terkait jadwal RAPBD yang mengalami sedikit kelambatan, hal ini memang tidak bisa dipisahkan dari proses kegiatan pemerintahan yang lain, seperti hasil audit BPK terhadap pertanggungjawaban APBD 2009 yang mengalami keterlambatan. Selain itu juga, keterlambatan terkait masalah pelaksanaan Pemilukada dan lain-lain.

Namun, lanjutnya, di sisi lain mundurnya jadwal penyampaian Nota Keuangan juga membawa dampak yang positif terhadap estimasi atau perkiraan penerimaan sumber Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang baru akan diterima diterima pada awal Nopember 2012. “Kendati demikian, kita masih bisa mengefektifkan waktu yang ada untuk pembahasan bersama sehingga persetujuan bisa dilakukan sebelum akhir tahun 2012,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, jawaban Walikota lainnya dari beberapa yang disampaikannya pada Rapat Paripurna tersebut, masalah dana penyertaan modal yang disarankannya perlu dibahas lebih intensif, tidak ada tanggapan dari DPRD.

Tetapi, Walikota mengatakan, bahwa pengelolaan PDAM Tirta Asasta, pada tahun ini sedang dilaksanakan tahap persiapan untuk pengelolaan mandiri Pelayanan Air Bersih bagi masyarakat Kota Depok.

Diharapkan, katanya, Peraturan Daerah (Perda) PDAM bisa dibahas dan disepakati bersama pada tahun depan, sehingga terdapat dasar hukum dan dasar teknis yang kuat dalam pengelolaan PDAM nantinya.

Sejalan dengan hal tersebut Pemerintah Kota Depok terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mempersiapkan pemisahan dengan PDAM Kabupaten Bogor.

Dijelaskan pula, tahun depan ada program sangat strategis untuk peningkatan pelayanan publik, yaitu pembangunan lima Kantor Kecamatan hasil pemekaran dan Pembangunan Struktur Gedung Dibaleka (Dinas Badan Lembaga Kantor) ke-2 setinggi 10 lantai. “Dengan selesainya pembangunannya, semakin memudahkan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sedangkan terkait program Untuk mengurai kemacetan di beberapa titik, diselesaikan pada tahun 2012 pembangunan jalan tembus jalan Keadilan hingga jalan Juanda, untuk mengurai kemacetan jalan Tole Iskandar. Dan pembangunan lanjutan jalan sejajar rel kereta api sebelah Barat yang akan mengurai kemacetan jalan Margonda sisi Selatan.

BERITA TERKAIT

Pemkot Depok Buka Bursa Modal Bagi Koperasi

Pemkot Depok Buka Bursa Modal Bagi Koperasi NERACA Depok - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok Jawa Barat…

PDAM Tirta Asasta Depok Raih Penghargaan Terbaik

PDAM Tirta Asasta Depok Raih Penghargaan Terbaik NERACA Depok - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok, Jawa…

Pemkot Depok Terbitkan Perwal Perkuat Koperasi

Pemkot Depok Terbitkan Perwal Perkuat Koperasi NERACA Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Jawa Barat mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwal)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemkot Sukabumi Terus Berikan Perhatian Kepada Penyandang Disabilitas

Pemkot Sukabumi Terus Berikan Perhatian Kepada Penyandang Disabilitas NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengakui jika fasilitas khusus untuk…

Padi Organik jadi Sektor Unggulan, Petani Dilatih Metode System of Rice Intensification

Padi Organik jadi Sektor Unggulan, Petani Dilatih Metode System of Rice Intensification NERACA Jakarta - Dalam menjalankan program tanggung jawab…

OUE Lippo Healthcare Bangun Rumah Sakit Internasional di Shenzhen

OUE Lippo Healthcare Bangun Rumah Sakit Internasional di Shenzhen NERACA  Jakarta - Grup Lippo terus melebarkan ekspansi usaha. Tak lama…