Mandiri Sekuritas Targetkan Transaksi Harian Rp2 Miliar - Luncurkan Aplikasi Mobile

NERACA

Jakarta- Mandiri Sekuritas, perusahaan sekuritas menargetkan nilai transaksi harian bisa mencapai Rp 1-2 miliar per hari dengan adanya fasilitas Mandiri Sekuritas Online Trading (MOST) Mobile.

Head of Online Trading Mandiri Sekuritas, Ridwan Pranata mengatakan, pihaknya optimistis dengan fasilitas tersebut dapat mendorong peningkatan nasabah sebanyak 1.500 nasabah hingga akhir tahun ini, “Dengan terjadinya peningkatan jumlah nasabah, kami menargetkan peningkatan volume transaksi bisa sekitar Rp 1 miliar-2 miliar dalam sehari,”katanya di Jakarta, Kamis (1/11)

Ridwan mengatakan, fasilitas MOST Mobile dapat diakses lebih cepat dibandingkan dengan fasilitas pesaing. Dengan fasilitas ini pun, kata dia, nasabah dapat dapat melakukan transaksi melalui telepon pintar dan tablet. Selain itu, fasilitas ini pun didukung oleh lebih banyak data dan berita.

Saat ini, menurut dia Mandiri Sekuritas sudah memiliki 6.000 nasabah dengan nilai transaksi mencapai Rp 102 miliar dalam sehari. Dari jumlah itu, sekitar 60% berasal dari perdagangan reguler dan sisanya transaksi daring. Ridwan menilai, dengan aplikasi ini juga bisa memperluas kemampuan distribusi Mandiri Sekuritas dalam menangani transaksi penjaminan saham.

Direktur Capital Market Mandiri Sekuritas, Laksono Widodo mengatakan, diluncurkannya aplikasi mobile tidak hanya untuk meningkatkan jumlah nasabah maupun transaksi, namun juga sekaligus menjawab pesatnya perkembangan teknologi. “Peningkatan mobilitas masyarakat menuntut kami untuk meningkatkan layanan,” jelasnya.

Laksano menambahkan, MOST Mobile ini bisa diakses langsung oleh nasabah dengan perangkat mobile berbasis Android, iOS (Iphone dan Ipad) serta BlackBerry. Biaya yang diperlukan untuk aplikasi ini pun menurut dia terbilang sangat kompetitif. Dalam menggunakannya pun, kata dia tidak sulit, nasabah hanya perlu mengunduh aplikasi langsung ke situs resmi MOST maupun Google Play, App Store, dan BB World.

Sebagai informasi, hingga September 2012 PT Mandiri Manajemen Investasi mencatatka dana kelola mencapai 80% dari target dana kelolaan akhir tahun ini. Direktur Utama Mandiri Manajemen Investasi Abiprayadai Riyanto pernah bilang, hingga saat ini perseroan telah menghimpun dana kelolaan sekitar Rp20 triliun. Adapun hingga akhir tahun ini perseroan menargetkan dana kelolaan Rp25 triliun atau naik 30,21% dibandingkan dengan perolehan tahun lalu Rp19,2 triliun.

Hal itu, lanjut dia, seiring dengan minat dan kesadaran masayarakat untuk berinvestasi mulai terbangun. Melihat perolehan dana kelolaan hingga saat ini, dia pun menyatakan optimistis target hingga akhir tahun ini tercapai. (lia)

BERITA TERKAIT

Pemerintah Perlu Awasi Ketat Aplikasi Digital Perhotelan

Pemerintah Perlu Awasi Ketat Aplikasi Digital Perhotelan NERACA Jakarta - Pemerintah perlu mengawasi lebih ketat aplikasi dan platform digital untuk…

Bermasalah, Kominfo Tutup 300 Aplikasi Fintech

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menyatakan telah menutup lebih 300 aplikasi financial technology (fintech) yang tak berijin. Penutupan web maupun…

Bank Mandiri Tawarkan KPR Bunga 6,5%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menawarkan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan suku bunga tetap…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

KONFERENSI PERS APBN KITA

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan paparan dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (15/11/2018). Menurut Menkeu pelaksanaan APBN…

PRODUKSI KERAJINAN ROTAN UNTUK EKSPOR

Perajin menganyam rotan menjadi replika kanguru untuk diekspor ke Australia di sentra kerajinan rotan Kampung Krabatan, Pakintelan, Gunungpati, Semarang, Jawa…

PRODUKSI JERUK NASIONAL

Pembeli memilih buat jeruk di sentra penjualan buah di Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/11/2018). Menurut Kementrian Pertanian produksi jeruk pada…