BEI Bukukan Emisi Obligasi Capai Rp 54,08 Triliun

NERACA

Jakarta–Hingga Oktober 2012, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi obligasi yang telah dibukukan sebanyak 48 emisi dari 39 emiten senilai Rp54,08 triliun dan US$20 juta. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (1/11).

Disebutkan, total emisi obligasi, sukuk dan Efek Beragun Aset (EBA) yang tercatat di BEI berjumlah 200 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp177,92 triliun dan USD100 juta yang diterbitkan oleh 94 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp834,08 triliun, sedangkan empat EBA tercatat senilai Rp1,11 triliun.

Jumlah ini bertambah seiring dicatatkannya obligasi berkelanjutan I Bank Bank Internasional Indonesia (BII) tahap II-2012 dan obligasi subordinasi berkelanjutan I BII Tahap II-2012 di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Obligasi berkelanjutan I Bank BII -2012 ini dicatatkan dengan nilai total nominal Rp2 triliun yang terdiri dari Seri A dengan nilai nominal Rp980 miliar berjangka waktu 3 tahun dan Seri B dengan nilai nominal Rp1,02 triliun dengan jangka waktu 5 tahun.

Sedangkan obligasi subordinasi berkelanjutan I Bank BII tahap II-2012 dengan nilai nominal senilai Rp1 triliun dan berjangka waktu 7 tahun. Emisi obligasi ini meraih peringkat dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi adalah idAA+ dan obligasi subordinasi idAA.

Sementara pemeringkatan dari Fitch Ratings untuk obligasi adalah AAA (idn) dan obligasi subordinasi AA(idn).Bertindak sebagai wali amanat dalam emisi itu adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). (bani)

BERITA TERKAIT

Realisasi Anggaran Kemenperin 2018 Capai 92,28%

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengoptimalkan alokasi anggaran bagi organisasinya dalam rangka mendorong pengembangan industri nasional. Kemenperin merealisasikan…

PNM Diusulkan Dapat Suntikan Modal Rp2 Triliun dari PMN - RAPBN 2020

PNM Diusulkan Dapat Suntikan Modal Rp2 Triliun dari PMN RAPBN 2020 NERACA Bukittinggi – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)…

Laporan Pemberantasan Korupsi Kaltim Capai 80 Persen

Laporan Pemberantasan Korupsi Kaltim Capai 80 Persen   NERACA Samarinda - Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (Korsupgah KPK)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Akuisisi Perusahaan India - Kino Perluas Penetrasi Pasar di Asia Selatan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan  bisnis, PT Kino Indonesia Tbk (KINO) bakal memperluas pasar di Asia Selatan, setelah mengakuisisi Linanda…

Geliat Minat Perusahaan Go Public - Indonesia Masuk Peringkat Ke-10 Pasar IPO Global

NERACA Jakarta – Kerja keras PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama lembaga SRO pasar modal serta Otoritas Jas Keuangan (OJK)…

Perluas Pasar, Home Credit Gandeng Bukalapak

Perluas jankauan masyarakat dalam meningkatkan inklusi keuangan, Home Credit Indonesia yang merupakan perusahaan pembiayaan berbasis teknologi global menjalin kemitraan dengan…