Kejar Produksi, Eterindo Optimis Penjualan Capai Rp 1 Triliun - Catatkan Penjualan Rp 678,3 Miliar

NERACA

Jakarta– PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA), perusahaan bidang energi terbarukan, agribisnis dan perdagangan menyakini penjualan hingga tahun ini bisa mencapai Rp 1 triliun atau naik 10,6% bila dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp904 miliar.

Presiden Direktur Eterindo Wahanatama, Immanuel Sutarto mengatakan, sebagian besar kontribusi penjualan tersebut masih dari sektor penjualan biodiesel. Maka dengan begitu, perseroan mengharapken target laba hingga akhir tahun 2012 bisa mencapai Rp 40 miliar.

Dia juga mengungkapkan, hingga September 2012 pihaknya berhasil membukukan penjualan hingga Rp678,3 miliar. Jumlah tersebut naik 0.6% bila dibandingkan perolehan di periode sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp674,5 miliar. Sementara untuk posisi asset per 30 September 2012 tercatat telah mengalami peningkatan sebesar Rp319,9 miliar atau 51,5% dibandingkan periode 31 Desember 2012.

Sedangkan posisi liabilitas juga mengalami peningkatan sebesar Rp299,5 miliar atau 122,4% dibandingkan dengan 31 Desember 2011 dimana perubahan signifikan berasal dari saldo hutang usaha dan hutang lain-lain sebesar Rp136,1 miliar serta hutang bank sebesar Rp151,5 miliar.

Selain itu, perseroan juga telah menggunakan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp131 miliar. Jumlah itu setara dengan 95 persen dari total capex yang sebesar Rp153 miliar, “Perseroan juga melakukan pembelian sarana dan prasarana perkebunan sebesar Rp6 miliar," kata Immanuel Sutarto.

Sementara untuk penananaman kelapa sawit, diproyeksikan sampai akhir tahun 2012 mencapai 6.500 hektare (ha), Pembangunan pabrik kelapa sawit sendiri direncanakan mulai tahun 2013. Sebagai informasi, pada tahun 2013 perseroan berencana membangun pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS). Untuk pendanannya, sebagian besar akan berasal dari pinjaman BRI. (bani)

BERITA TERKAIT

Nusa Raya Incar Kontrak Baru Rp 3,5 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) perusahaan jasa konstruksi swasta di Indonesia menargetkan kontrak baru…

Waskita Targetkan Kontrak Baru Rp 55 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menargetkan total kontrak baru sekitar Rp55 triliun,”Total kontrak baru…

Kejar Pertumbuhan Target Emiten - BEI Bidik Debitur Bank Besar Untuk IPO

NERACA Jakarta – Dikejar target emiten tahun ini oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebanyak 100 emiten, mendorong PT Bursa Efek…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…