IPO Express Transindo Catatkan Oversubscribe 13,4 x

PT Express Transindo Utama Tbk (Express) mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribe) dalam penawaran umum saham perdana sebesar 13,4x terhadap saham pooling yang ditawarkan kepada masyarakat pada harga yang ditetapkan Rp 560 per lembar saham.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (31/10). Kata Direktur Utama Express Group Daniel Podiman, pihaknya menyambut baik tingginya animo masyarakat terhadap saham peseroan, “Penawaran perdana saham ini merupakan momentum penting bagi Express Group dan juga merupakan transaksi penting bagi pasar modal Indonesia,”katanya.

Dia menjelaskan, Express telah menyelesaikan seluruh prosedur yang diwajibkan untuk penawaran umum perdana saham dari tanggal 24 sampai 29 Oktober 2012. Rencananya, perdagangan saham PT Express Transindo Utama Tbk dimulai pada 2 November 2012 di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan akan tercatat di papan bursa dengan kode perdagangan TAXI.

Untuk IPO sendiri, preseroan menunjuk JP Morgan sebagai sole global coordinator, international selling agent dan joint bookrunner. Sementara PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai lead domestic manager dan joint bookrunner. (bani)

BERITA TERKAIT

DHL Express Indonesia Bangun Fasilitas Baru di Pulogadung

NERACA Jakarta – DHL Express, penyedia layanan ekspres internasional terkemuka di dunia, hari ini secara resmi meluncurkan fasilitas baru di…

Minat Perusahaan Untuk IPO Tetap Tinggi - Kondisi Ekonomi Masih Baik

NERACA Jakarta - Nilai tukar rupiah yang sempat mengalami depresiasi cukup dalam dan memberikan sentimen negaif terhadap kondisi indeks harga…

The Duck King Patok IPO Rp 505 Per Saham

NERACA Jakarta – Emiten pengelola jaringan restoran The Duck King, PT Jaya Bersama Indo Tbk (JBI). menetapkan harga saham dalam…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…