Kuartal Tiga, Elnusa Kantungi Laba Rp 80 Miliar

NERACA

Jakarta – Hingga kuartal III-2012, PT Elnusa Tbk (ELSA) catatkan pertumbuhan laba 68% menjadi Rp80 miliar dari kuartal III-2011 sebesar Rp48 miliar. Turunnya beban usaha menjadi pemicu kenaikan laba perusahaan nasional penyedia jasa migas ini.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (31/10). Kata VP Corporate Secretary Elnusa, Fajriyah Usman, perseroan secara konsisten akan meningkatkan kualitas kinerja dengan fokus pada peningkatan profitabilitas dan peningkatan arus kas.

Dia juga menjelaskan, hingga kuartal III-2012, laba usaha tercatat melonjak 74% menjadi Rp203 miliar dari Rp117 miliar dengan margin laba usaha naik menjadi 6% dari kuartal III-2011 sebesar 3%. Pertumbuhan ini diiringi perbaikan komponen biaya.

Selain itu, pada kuartal ketiga tahun ini beban pokok penjualan berhasil dijaga dengan baik sehingga hanya naik 0,3%, jauh di bawah pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 2%. Sedangkan beban usaha justru turun 11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara pendapatan usaha mencapai Rp3.481 triliun atau naik tipis 2% dari Rp3.415 triliun. Sementara laba kotor tercatat Rp379 miliar atau naik 18% dari Rp322 miliar dengan margin laba kotor tumbuh menjadi 11% dari 9%. Adapun arus kas operasi pada kuartal III-2012 mencapai Rp385 miliar naik 282% dari Rp100 miliar.

Elnusa per September 2012 berhasil membukukan kontrak jasa seismik sebesar US$240 juta. Elnusa satu-satunya perusahaan nasional penyedia jasa migas terpadu konsep one-stop-solution. Kompetensi inti Elnusa meliputi jasa seismik (Integrated Geoscience Services), jasa pemboran (Integrated Drilling Services) dan jasa pemeliharaan lapangan migas (Integrated Oilfield Services). (bani)

BERITA TERKAIT

PTPN V Kucurkan Rp 1,6 Miliar Peningkatan Pendidikan

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V mengucurkan anggaran sebesar Rp1,6 miliar melalui program hibah dana bina lingkungan untuk meningkatkan fasilitas pendidikan…

Industri Tekstil Indonesia Bidik Ekspor Senilai US$14 Miliar - Sepanjang 2018

NERACA Jakarta – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan devisa dari ekspor…

HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar - Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perkuat Bisnis Digital - Astra Hadirkan Tiga Platform Digital

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Astra Internasional Tbk (ASII) mengembangkan bisnis digital diwujudkan dengan mendirikan usaha dibidang fintech. Memanfaatkan pertumbuhan…

Antam Mulai Operasikan Pabrik di Tayan

Memanfaatkan sisa di akhir tahun 2018, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam terus mengoptimalkan produksi dan menggenjot penjualan…

Lepas 22,57% Saham Ke Publik - Darmi Bersaudara Bidik Dana IPO Rp 22 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan perdagangan kayu, PT Darmi Bersaudara akan melepas 22,57% sahamnya dalam penawaran umum perdana atau Initial Public…