Penjualan Mobil Dongkrak Laba Astra Internasional - Kinerja Kuartal III

NERACA

Jakarta – Target penjualan satu juta unit mobil tahun ini oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) diyakini bakal tercapai. Pasalnya, hingga kuartal tiga 2012 realisasi penjualan mobil mencapai 817 ribu unit. Kondisi ini memberikan berkah bagi produsen penjualan mobil yang mencatatkan kenaikan penjualan.

Tengok saja, kinerja PT Astra Internasional Tbk (ASII) yang berhasil mencatatkan laba tumbuh 9% di akhir September 2012 menjadi Rp 14,7 triliun dari priode yang sama tahun lalu sebesar R[ 13,4 triliun.

Presiden Direktur ASII Prijono Sugiarto mengatakan, naiknya laba disokong tingginya penjualan mobil, “Kinerja yang baik dari Grup Astra pada sembilan bulan pertama tahun ini terutama didukung oleh tingginya penjualan mobil,"katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (31/10).

Selain itu, perusahaan juga mencatatkan pendapatan bersih Astra pada sembilan bulan pertama tahun 2012 mencapai Rp 143,1 triliun, meningkat 20% dibandingkan periode yang sama tahun 2011. Laba bersih per saham juga mengalami peningkatan sebesar 9% menjadi Rp 362 per saham. Nilai bersih aset Astra sebesar Rp 1.643 per saham pada 30 September 2012, mengalami peningkatan sebesar 10% dibandingkan periode akhir tahun 2011.

Kata Prijono, kontribusi laba bersih Divisi Otomotif meningkat 17% menjadi Rp 7,2 triliun, termasuk Rp 3,7 triliun dari Perseroan dan anak perusahaan, serta Rp 3,5 triliun dari perusahaan asosiasi dan jointly control entities di bidang otomotif.

Menurutnya, pemberlakuan peraturan baru mengenai uang muka (down payment) minimum pada pembiayaan otomotif sejak pertengahan bulan Juni 2012 lalu telah menyebabkan penurunan pada pasar sepeda motor, sedangkan untuk pasar mobil tidak terlalu terpengaruh. Namun tidak memberikan dampak berarti bagi penjualan roda empat.

Tercatat total penjualan mobil nasional meningkat 24% menjadi 816.000 unit. Penjualan mobil Grup Astra (Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks, dan Peugeot) mengalami kenaikan 24% menjadi 448.000 dengan pangsa pasar yang stabil sebesar 55%. Astra meluncurkan 17 model baru dan 26 model facelift selama sembilan bulan pertama di tahun 2012.

Sementara total penjualan sepeda motor nasional mengalami penurunan sebesar 14% menjadi 5,3 juta unit. Penjualan sepeda motor PT Astra Honda Motor (AHM) turun 3% menjadi 3,1 juta unit, namun pangsa pasar meningkat dari 52% menjadi 58%.

Kinerja Indomobil

Kondisi yang sama juga dialami PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS), dimana penjualan mobil memberikan dampak bagi kinerja keuangan perseroan. Tercatat perseroan mengalami kenaikan penjualan bersih sebesar 34,85% per September 2012 menjadi Rp14,59 triliun dibandingkan 2011 sebesar Rp10,82 triliun.

Laba kotor perseroan juga naik menjadi Rp1,75 triliun dari laba kotor di tahun sebelumnya Rp1,32 triliun. Sedangkan laba usaha naik jadi Rp795,35 miliar dari laba usaha 2011 sebesar Rp720,64 miliar dan laba sebelum pajak naik menjadi Rp864,79 miliar dari laba sebelum pajak di tahun sebelumnya Rp803,38 miliar.

Jumlah liabilitas per September 2012 mencapai Rp11,65 triliun naik tajam jika dibandingkan jumlah liabilitas per Desember 2011 yang Rp7,83 triliun. Total aset per September 2012 mencapai Rp17,12 triliun naik dibandingkan total aset per Desember 2011 yang Rp12,91 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Astra Agro Bagikan Dividen Rp 648 Miliar

NERACA Jakarta - Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) memutuskan untuk membagikan dividen…

Penilaian IGJ - Dua Aspek Lemahkan Indonesia Dalam Perdagangan Internasional

NERACA Jakarta – Peneliti senior Indonesia for Global Justice (IGJ) Olisias Gultom menilai, terdapat dua aspek yang membuat lemah Indonesia…

Kinerja Bank Jatim Naik Didorong Inovasi

    NERACA   Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim menyebutkan peningkatan kinerja keuangan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…