Penghematan Anggaran Bukan “Menihilkan” Kegiatan

Penghematan Anggaran Bukan “Menihilkan” Kegiatan

Jakarta—Pemerintah menegaskan himbauan efisiensi anggaran, alias penghematan terhadap kementrian dan lembaga bukan berarti tak boleh ada kegiatan. Namun lebih kepada selektif terhadap kegiatan yang memboroskan anggaran. “ Jangan dibawa kepada acaranya, tapi dibawa ke sense of penghematannya itu. Intinya, bukan berarti tidak boleh ada acara-acara. Sense of penghematan itu yang harus munculin," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa kepada wartawan di Jakarta,1/5.

Yang jelas, Hatta optimistis dengan penghematan dari air dan listrik saja sudah cukup membantu. Yang perlu dipertegas adalah sensifitas terhadap energi. "Ini soal culture saja, bagaimana kita mengubah masyarakat kita menjadi sensitif terhadap crisis, senses of crisis-nya kita timbulkan, jadi kalah keluar kamar oh matikan dulu nih listriknya," tambahnya.

Hatta mengungkapkan, jika hal tersebut sudah pernah diberlakukan di Sekertariat Negara (Setneg) dan terdapat penghematan mencapai 30%. "Waktu saya di Setneg itu hasilnya efektif. Pada waktu itu turun 30% penggunaan air maupun listrik," ujar Hatta.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan pemerintah berharap, penghematan anggaran pada tahun 2012 minimal sama dengan 2011. ""Kita coba target overhead cost-nya, sama seperti 2011," jelasnya.

Seperti diketahui, pada tahun ini pemerintah menargetkan pengheamatan anggaran sebesar Rp20 triliun. Namun, Agus Marto mengungkapkan sebelumnya bahwa penghematan yang berhasil dilakukan tahun ini berada di bawah target yaitu sebesar Rp 16,9 triliun. "Target penghematan Rp 20 triliun, tetapi yang bisa dihimpun Rp 16,9 triliun," ujarnya beberapa waktu lalu.

Dikatakan Agus, pengehmatan anggaran terhadap Kementerian/Lembaga dengan cara menunda pembangunan gedung baru dan pembeliaan kendaraan baru. Selain itu, peringatan hari raya serta perayaan ulang tahun sebuah kementerian Lembaga juga ditunda dahulu.

Selain itu, pekan olahraga dan pesta dalam sebuah K/L juga harus ditiadakan. "Kecuali memang kementerian itu ditugaskan untuk melakukannya," tukasnya

Penghematan tersebut dilakukan sesuai Inpres Penghematan Anggaran tahun 2011 dengan mengalokasi ulang anggaran yang dianggap kurang produktif ke kegiatan yang yang lebih prioritas dan produktif. **cahyo

BERITA TERKAIT

Anggaran Pembangunan Ibukota Baru Minta Dialihkan untuk Beli APD Tenaga Medis

    NERACA   Jakarta - Sekjen Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS), Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah merealokasikan semua dana pengembangan…

Kebijakan Penanganan Covid 19 Harus Berbasis Riset

    NERACA   Jakarta - Kebijakan pemerintah dalam menangani wabah virus corona (Covid 19) yang telah menewaskan ratusan jiwa…

Upaya Advance Cegah Penyebaran Covid 19

    NERACA   Jakarta - Naiknya grafik jumlah kasus penyebaran virus corona di Indonesia kerap membuat resah masyarakat. Advance…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Modena Kenalkan Mesin Cuci Pembasmi Virus

    NERACA   Jakarta - Di tengah situasi penyebaran virus Corona (COVID-19) yang makin tak terkendali, masyarakat dituntut kian…

Anggaran Pembangunan Ibukota Baru Minta Dialihkan untuk Beli APD Tenaga Medis

    NERACA   Jakarta - Sekjen Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS), Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah merealokasikan semua dana pengembangan…

Kebijakan Penanganan Covid 19 Harus Berbasis Riset

    NERACA   Jakarta - Kebijakan pemerintah dalam menangani wabah virus corona (Covid 19) yang telah menewaskan ratusan jiwa…