Statistik Memegang Peran Penting dalam K-Economy - Diterapkan di Berbagai Disiplin Ilmu

Keputusan bisnis yang tepat sejatinya bisa diambil berdasarkan statistik data yang ada.

Statistika memegang peran penting dalam kehidupan.Disadari maupun tidak, ilmu yang dianggap cukup susah dan rumit ini, sebenarnya sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh setiap orang, baik disadari maupun tidak. Lantas, apa hubungannya statistika dengan kehidupan?

NERACA

Hal yang paling sulit dilakukan dalam hidup adalah membuat keputusan, di mana dalam setiap lini kehidupan manusia yang kompleks ini, manusia sering dihadapkan kepada berbagai macam pilihan. Masing-masing pilihan memiliki nilai atau manfaat dan konsekuensi yang harus diambil atau dengan kata lain kita harus menentukan keputusan.

Dari pilihan-pilihan tersebut akan muncul berbagai kriteria keputusan. Sama halnya dengan pilihan, masing-masing kriteria keputusan memiliki manfaat dan akibat bagi kita. Nah! Di sinilah statistik bekerja.

Hal penting yang dilakukan dalam kajian analitis, mulai dari standar report sampai dengan forecasting atau memprediksikan sesuatu ke depan, sehingga bisa melihat tren yang berkembang di masa yang akan datang yang pada akhirnya dapat mengoptimalkan kemampuan atau sumber daya yang ada, hanya bisa dilakukan dengan statistik.

Tidak dapat disangkal bahwa peranan statistika di alam keterbukaan dan ekonomiberbasispengetahuan(Knowledge-based economy), akan semakin signifikan.Dari aktivitas di laboratorium sampai riset pasar ataupun dalam kegiatan pengelolaan pemerintahan, semua memerlukan proses pembangkitan data dan analisis yang benar secara statistika.

Dosen Senior Departemen Statistika IPB,Asep Saefudinmengatakan, statistik memegang peran penting dalamKnowledge-based economy. Keputusan bisnis yang tepat sejatinya bisa diambil berdasarkan statistik data yang ada.

Bahkan, lanjut dia, seluruh organisasi modern memerlukan statistika untuk menganalisis kinerja dan mengembangkan bisnisnya. Pendeknya, statistika menjadi kunci sukses di eraK-economyatauKnowledge-based economy.

“Dalam konteks ke depan yang sering disebut denganKnowledge-based economy, yang paling penting itu analisis,” ungkapnya.

Saat ini hampir semua instansi baik pemerintah ataupun swasta mengakui bahwa statistika adalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak bisa ditinggalkan. Hal ini disebabkan statistika dapat mereduksi waktu dan biaya secara signifikan untuk mendapatkan informasi yang benar danakurat.

Asep menuturkan, ilmu statistik diperlukan untuk menganalisis prilaku, bagaimana menganalisis ekonomi kualitatifnya,expor impor, dan lain-lain. Untuk itu, lanjut dia, seiring dengan semakin banyaknya data yang ada, dan ditunjang dengan teknologi informasi yang bisa disimpan, maka tools yang tepat untuk digunakan adalah analisis, dalam hal ini statistika.

Dalam dunia bisnis misalnya, para pemain saham atau pengusaha sering menerapkan statistika untuk memperoleh keuntungan. Seperti peluang untuk menanamkan saham. Sedangkan dalam bidang industri, statistika sering digunakan untuk menentukan keputusan.

Contohnya berapa jumlah produk yang harus diproduksi dalam sehari berdasarkan data historis perusahaan, apakah perlu melakukan pengembangan produk atau menambah varian produk, perlu tidaknya memperluas cabang produksi, dan lain sebagainya.

Lalu, apa sebenarnya statistika itu? Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data.

Atau statistika adalah ilmu yang berusaha untuk mencoba mengolah data untuk mendapatkan manfaat berupa keputusan dalam kehidupan.

Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit sampel, dan probabilitas.

Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam, misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial termasuk sosiologi dan psikologi, maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri.

Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling, misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum, serta jajak cepat atauquick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.

BERITA TERKAIT

Pembenahan Modal Manusia Penting bagi Transformasi Ekonomi

Oleh: Satyagraha Indonesia saat ini sedang berjuang untuk meningkatkan produktivitas serta mendorong daya saing guna menghadapi tantangan dunia yang makin…

China Berhasil Kuasai Ekonomi Dunia Dalam Waktu Singkat

      NERACA   Jakarta - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ahmad Helmy Fuady menunjukkan data bahwa Cina…

Bali Masuk dalam Daftar 10 Water Park Terpopuler Dunia

Taman bermain air atau water park, kerap menjadi pilihan masyarakat saat berwisata. Selain faktor keamanan yang terjamin, water park bisa…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Film "Prasangka" Juarai Lomba Film Pendek Koperasi

Tiga film pendek terbaik berhasil memenangkan Lomba Film Pendek Koperasi yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM Oktober 2018.  Ketiga film…

Pegawai Kemenkop dan UKM Lakukan Aksi Galang Dana Untuk Korban Bencana

Pegawai Kementerian Koperasi dan UKM melakukan aksi penggalangan dana bagi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.…

Presiden Setujui Pendirian Universitas Persis

      Presiden Joko Widodo menyetujui pendirian Universitas Persis sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia (SDM) agar…