Samindo Recources Terbitkan Right Issue II

PT Samindo Resources Tbk (MYOH) berencana akan melepas 735,43 juta saham dalam penawaran umum terbatas II (rights issue) dengan nilai nominal Rp200 per lembar saham dan harga pelaksanaan sebesar Rp830 per lembar saham. Hal tersebut disampaikan oleh pihak manajemen perseroan di Bursa Efek Indonesia di Jakarta (29/10).

Disebutkan, nantinya dana hasil rights issue sekitar 98,57% atau setara Rp601,66 miliar akan digunakan untuk membayar harga pembelian saham di PT Transindo Murni Perkasa, PT Mintec Abadi, dan PT Samindo Utama Kaltim. Transaksi pengambilalihan saham tersebut merupakan transaksi material dan terafiliasi.

Hal itu dikarenakan ekuitas perseroan sebesar Rp179,25 miliar pada 31 Desember 2011 sementara transaksi akuisisi mencapai Rp601,66 miliar. Nilai transaksi tersebut 335,64% dari ekuitas perseroan. Apabila rights issue dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) gagal dilakukan paling lambat enam bulan setelah tanggal perjanjian jual beli saham ketiga perusahaan, maka perseroan akan mencari sumber pembiayaan dari perbankan dan institusi keuangan lainnya.

Tujuan transaksi tersebut, menurut pihak manejmen dilakukan untuk menciptakan operasi pertambangan yang baik beserta sistem manajemen dan menjamin sarana jasa pertambangan yang lengkap bersaing dengan cadangan yang berkesinambungan. Sehingga dengan rencana transaksi ini perseroan mengharapkan dapat menjadi perusahaan jasa pertambangan yang komprehensif dan memiliki jasa pertambangan yang lengkap.

Dalam penawaran umum terbatas ini, bagi pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru yang ditawarkan dalam right issue ini, menurut pihak manajemen akan mengalami penurunan persentase saham sebesar 33,3%. Sementara setiap pemegang dua saham lama yang tercatat namanya dalam daftar pemegang saham pada 10 Desember 2012 berhak atas satu HMETD.

Pihaknya menyebutkan, total dana yang ingin diraih dari hasil penawaran umum terbatas tersebut sekitar Rp610,41 miliar. Rencananya, pelaksanaan rights issue tersebut akan efektif pada 28 November 2012 setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham.

Akuisisi Perusahaan

Hingga akhir September 2012, emiten ini telah merealisasikan penggunaan dana penawaran umum terbatas atau rights issue sebelumnya sebesar Rp523,36 miliar. Penggunaan dana rights issue tersebut di antaranya untuk mendukung proses akuisisi PT SIMS Jaya Kaltim sebesar Rp516 miliar, dan modal kerja sebesar Rp7,36 miliar.

Saat ini sisa dana dari hasil pelaksanaan right issue yang telah dilaksanakan pada bulan November 2011 lalu, tinggal Rp3,44 miliar atau sebesar 0,65%. Sisa dana itu, kami tempatkan di Bank KEB Indonesia, Bank BRI, Bank Woori Korindo Indonesia, dan time deposit di Bank BRI.

BERITA TERKAIT

SMF Tawarkan Kupon Hingga 8.00% - Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan penyaluran kredit perumahan lebih besar lagi, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) kembali menawarkan obligasi kepada…

PBRX Sisakan Rights Issue Rp 348,8 Miliar

NERACA Jakarta - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) masih mengantongi dana senilai Rp384,8 miliar dari hasil penawaran umum terbatas (PUT)…

Intan Baruparana Finance Gelar Rights Issue - Danai Pengembangan Usaha

NERACA Jakarta- Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN) akan menerbitkan saham baru dengan skema…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…