Per September, Laba Bukit Asam Turun 5,33%

Meskipun harga komoditas tengah mengalami pemulihan, namun tidak memberikan dampak bagi kinerja PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Pasalnya, perusahaan batu bara plat merah ini mencatatkan penurunan laba periode berjalan sebesar 5,33% menjadi Rp2,20 triliun hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp2,32 triliun.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (29/10). Selain itu, perseroan juga membukukan pendapatan naik 12,46% menjadi Rp8,72 triliun hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp7,75 triliun.

Beban pokok penjualan perseroan naik menjadi Rp4,80 triliun hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp3,77 triliun. Laba bruto perseroann turun tipis dari Rp3,97 triliun pada kuartal ketiga 2012 menjadi Rp3,91 triliun. Beban umum perseroan naik menjadi Rp675,27 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp623,13 miliar.

Sementara beban penjualan dan pemasaran naik menjadi Rp554,93 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp473,05 miliar. Perseroan mencatatkan keuntungan selisih kurs menjadi Rp29 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp3,35 miliar.

Liabilitas perseroan turun dari Rp3,34 triliun pada 31 Desember 2011 menjadi Rp3,22 triliun pada 30 September 2012. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp8,46 triliun pada 30 September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp8,16 triliun. Kas dan setara kas perseroan turun menjadi Rp5,24 triliun pada 30 September 2012 dari 31 Desember 2011 sebesar Rp6,79 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

BTN Targetkan Transaksi Rp3 Triliun di IPEX 2020

Kesekian kalinya PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kembali menggelar Indonesia Property Expo (IPEX). Kali ini, perseroan menargetkan dapat meraup…

WSBP Raih Kontrak Anak Usaha Pertamina

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengantungi kontrak baru dari anak usaha PT Pertamina yakni, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK)…

Pefindo Beri Peringkat A- MTN Tridomain

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menegaskan peringkat A- untuk surat utang jangka menengah (medium…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Terlibat dalam Perjanjian Kontrak - Peran Penegak Hukum Bakal Ganggu Iklim Investasi

Keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kegiatan investasi membuat ketidakpastian dalam berusaha. Kalangan investor menjadi tidak nyaman,  seperti kasus PT…

BEI Beri Sanksi Suspensi 19 Emiten - Melalaikan Kewajiban Biaya Pencatatan Tahunan

NERACA Jakarta – Musim laporan kinerja keuangan emiten menjadi momentum yang ditunggu para analis dan juga investor untuk memetakan investasi…

Ditopang Pondasi Bisnis Kuat - BTN Optimis Bakal Raup Laba Rp 3 Triliun

NERACA Jakarta -PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyampaikan optimistis akan meraup laba Rp3 triliun dengan berbagai bauran strategi…