SUGI Investasikan US$ 30 Juta Pengeboran Blok Lemang

NERACA

JAKARTA – PT Sugih Energy Tbk (SUGI) memulai pekerjaan pengeboran perdana di lapangan minyak dan gas Selong I di Blok Lemang, blok migas ini terletak di Provinsi Jambi. Berdasarkan studi volumetrik dari konsultan internasional minyak bumi, DeGolyer & MacNaughton (D & M), Blok Lemang memiliki cadangan sebesar 511 juta barel minyak dan 467 miliar kaki kubik gas, “Hari ini, tepatnya hari Senin 29 Oktober 2012 kami melakukan pengeboran perdana untuk sumur pertama, Selong I di Blok Lemang,"kata Presiden Direktur Sugih Energy, Andhika Anindyaguna, di Jakarta, Senin (29/10).

Kata Andhika, kebutuhan dana keseluruhan yang dibutuhkan sampai dengan pengeboran diperkirakan sebesar US$ 30 juta. Dia menjelaskan, dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan jalan, membangun well site, membangun camp site, kegiatan pengeboran, dan kegiatan seismic.

Kontrak PSC untuk Blok Lemang telah diberikan Badan Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) pada 2007 dan berlaku hingga 2037. Sementara Direktur Utama PT Hexindo Gemilang Jaya Franciscus Dewana Darmapuspita mengatakan, pihaknya sudah secara intensif selama sepekan ini melakukan persiapan dan uji coba, untuk program tersebut.

Menurut Frans, sejauh ini telah dibangun infrastruktur untuk mendukung kegiatan pengeboran di Blok Lemang. Dana yang antara lain berasal dari Sugih Energy untuk kegiatan awal pengeboran perdana Blok Lemang ini adalah sebesar US$ 12 juta. Asal tahu saja, PT Hexindo Gemilang Jaya adalah perusahaan yang menjadi operator pada blok Migas Lemang. (bani)

BERITA TERKAIT

Produksi Nasional Disebut Tembus 60 Juta Unit - Impor Ponsel Turun Drastis

NERACA Jakarta – Industri telepon seluler (ponsel) di dalam negeri mengalami pertumbuhan jumlah produksi yang cukup pesat selama lima tahun…

Sky Energy Bidik Pendapatan Rp 539 Miliar - Lepas 203 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Sky Energy Indonesia Tbk menargetkan pendapatan sebesar Rp539 miliar dan Rp627 miliar pada tahun…

Proyek Kereta Cepat Membengkak US$83 juta

      NERACA   Jakarta - Nilai investasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung naik sebesar 83 juta dolar AS karena…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…