Perbesar Modal, Bank Saudara Terbitkan Obligasi Rp 200 Miliar

Dalam rangka meningkatkan permodalan, Bank Saudara menerbitkan obligasi berkelanjuta dengan nilai total Rp200 miliar. Obligasi Bank Saudara II tahun 2011 ini dibagi dalam dua tahap dengan nominal Rp100 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam prospektus singkatnya di Jakarta, kemarin. Disebutkan, obligasi dengan nilai bunga tetap ini berjangka waktu lima tahun dan dibayarkan setiap tiga bulan sekali.

Untuk aksi korporasi ini, perseroan telah menunjuk penjamin pelaksana emisi adalah Victoria Securities dan Woori Korindo dan wali amanat Bank Permata. Adapun peringkat obligasi ini adalah BBB- dari Pefindo. Nantinya, dana yang diperoleh akan digunakan untuk penyaluran kredit yang difokuskan ke kredit pensiunan, kredit pegawai dan UMKM.

Maraknya perusahaan menerbitkan obligasi jelang akhir tahun, memicu PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mematok target obligasi tahun depan lebih tinggi lagi. Dimana BEI menargetkan 60 seri obligasi negara dan 50 emisi obligasi korporasi dapat dicatatkan di 2013.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen pernah mengatakan, jumlah pencatatan obligasi itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 42 emisi yang dicatatkan di BEI. Menurutnya, penerbitan obligasi tengah dalam prospek positif mengingat laju inflasi dan tren suku bunga perbankan (BI rate) yang cenderung terjaga di level rendah.

Dia mengemukakan, saat ini sudah ada 22 perusahaan yang telah menyampaikan rencana untuk menerbitkan obligasi dimana 20 perusahaan diantaranya sudah mendapatkan kontrak pendahuluan, “Dua perusahaan lainnya sedang diproses untuk menerbitkan obligasi," ungkapnya.

Sedangkan untuk total emisi penawaran saham perdana (IPO), Hoesen mengemukakan, pihaknya sudah mendapatkan permohonan pengajuan izin dari 16 perusahaan untuk melakukan IPO, 10 diantaranya sudah mendapatkan kontrak pendahuluan. Sedangkan sisanya sedang diproses oleh BEI. (bani)

BERITA TERKAIT

Terlibat dalam Perjanjian Kontrak - Peran Penegak Hukum Bakal Ganggu Iklim Investasi

Keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kegiatan investasi membuat ketidakpastian dalam berusaha. Kalangan investor menjadi tidak nyaman,  seperti kasus PT…

The Parc Jadi Pilihan Hunian Milenial

Memasuki 2020, wilayah Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir yang menyebabkan beberapa kawasan perumahan terendam. Namun, tidak demikian dengan The Parc…

INOV Daur Ulang 2 Miliar Sampah Botol Plastik

Sebagai produsen serat staple buatan/ Recycle Polyester Staple Fiber (re-PSF), PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) mencatat telah mendaur ulang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Adhi Commuter Bidik Dana IPO Rp 2,5 Triliun

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnisnya di sektor properti yang terintegrasi dengan moda transportasi menjadi fokus utama PT Adhi Commuter Properti…

Dampak Suspensi Saham - Tiphone Mobile dan KSEI Saling Tuduh

NERACA Jakarta –Dinilai melakukan salah prosedur karena penundaan pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok atas obligasi berkelanjutan II Tiphone tahap I…

Genjot Pertumbuhan Bisnis Gudang - Makmur Berkah Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi di sektor kawasan industri dan penyewaan gudang, PT Makmur Berkah Amanda…